Kabupaten Dharmasraya

Jalan Vital di Kurnia Selatan Amblas, Bupati Annisa Gerak Cepat Instruksikan Pasang 10 Box Culvert

Sebanyak 10 unit box culvert (gorong-gorong kotak) dipasang di area jalan yang amblas untuk menyambung kembali badan jalan yang terputus.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Dharmasraya
PERBAIKAN JALAN- Penampakan alat berat dalam pengerjaan pembangunan infrastruktur darurat di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengonfirmasi bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan roda perekonomian dan aktivitas sosial warga tidak lumpuh total. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan rusak parah di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai.
  • Sebagai solusi jangka pendek, dipasang struktur beton pracetak di titik kerusakan.
  • Sebanyak 10 unit box culvert (gorong-gorong kotak) dipasang di area jalan yang amblas untuk menyambung kembali badan jalan yang terputus.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengambil langkah taktis untuk memulihkan konektivitas warga di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai.

Menyikapi amblasnya jalur vital di kawasan tersebut, dinas terkait langsung diterjunkan untuk membangun infrastruktur darurat.

Langkah ini diambil menyusul terganggunya mobilitas harian masyarakat akibat kerusakan jalan yang cukup parah.

Tanpa menunggu alokasi anggaran pemulihan pascabencana yang membutuhkan proses birokrasi, penanganan di lapangan segera dimulai demi kepentingan publik.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengonfirmasi bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan roda perekonomian dan aktivitas sosial warga tidak lumpuh total. Akses yang terputus dinilai dapat memicu dampak domino yang merugikan masyarakat.

Baca juga: Pantai Padang Diserbu Wisatawan Saat Libur Idul Adha, Kendaraan Mengular di Sepanjang Jalan

Mobilisasi Alat Berat

Sebagai solusi jangka pendek, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan rekayasa teknis. 

Penanganan darurat ini bertumpu pada pemasangan struktur beton pracetak di titik kerusakan.

Sebanyak 10 unit box culvert (gorong-gorong kotak) dipasang di area jalan yang amblas untuk menyambung kembali badan jalan yang terputus.

Pemasangan ini dibantu oleh sejumlah alat berat yang beroperasi secara intensif pada Minggu (31/5/2026).

Pemilihan box culvert dinilai sebagai opsi paling rasional untuk mengejar waktu. Selain memiliki ketahanan yang baik terhadap beban kendaraan, metode ini relatif lebih cepat dikerjakan dibandingkan membangun jembatan kayu konvensional.

Baca juga: GOR Haji Agus Salim Dibangun Ulang, Semen Padang FC Survei 2 Stadion di Pulau Jawa

Bupati Annisa menjelaskan, langkah taktis ini terpaksa mendahului pencairan dana resmi. Jika harus menunggu mekanisme anggaran pusat atau daerah secara reguler, masyarakat akan menjadi pihak yang paling dirugikan.

"Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan akibat terputusnya akses jalan," ujar Annisa saat meninjau situasi penanganan di lapangan.

Pemerintah daerah memutuskan bergerak sebelum anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi diketuk. Langkah diskresi ini diambil murni demi mempercepat pemulihan fasilitas publik.

Annisa, yang juga tercatat sebagai bupati perempuan pertama di Sumatera Barat, menambahkan bahwa kenyamanan dan keselamatan warga adalah hukum tertinggi dalam pelayanan publik. Efisiensi waktu menjadi kunci utama penanganan krisis infrastruktur semacam ini.

Jalur Logistik yang Ringkih

Ruas jalan yang mengalami kerusakan di Nagari Kurnia Selatan ini bukan sekadar jalan lingkungan biasa. Jalur ini merupakan urat nadi yang menghubungkan beberapa wilayah pertumbuhan di Kecamatan Sungai Rumbai.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved