Idul Adha 2026

Jemaah Syattariyah Padang Pariaman Salat Idul Adha Hari Ini, Khutbah Gunakan Bahasa Arab

Pantauan TribunPadang.com, warga mulai memadati kawasan masjid yang berada di samping makam Syekh Burhanuddin sejak pukul 07.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
SALAT IDUL ADHA- Ribuan jemaah Tarekat Syattariyah melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (29/5/2026). Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dengan penyampaian khutbah menggunakan bahasa Arab. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ribuan jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah pada Jumat (29/5/2026) pagi.

Pelaksanaan salat yang dipusatkan di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Kecamatan Ulakan Tapakis, tersebut berlangsung khidmat dengan penyampaian khutbah menggunakan bahasa Arab.

Berbeda dengan ketetapan pemerintah melalui Kementerian Agama yang memutuskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu (27/5/2026), jemaah Tarekat Syattariyah di Padang Pariaman baru merayakannya pada hari ini.

Pantauan TribunPadang.com, warga mulai memadati kawasan masjid yang berada di samping makam Syekh Burhanuddin sejak pukul 07.00 WIB.

Lantunan takbir terdengar menggema menyambut kedatangan para jemaah yang datang bersama keluarga mereka.

Baca juga: Breaking News: Ribuan Jemaah Syattariyah di Padang Pariaman Salat Idul Adha Jumat Pagi Ini

Ribuan warga tampak memenuhi area masjid. Salat Idul Adha sendiri dimulai sekitar pukul 07.45 WIB.

Kemudian dilanjutkan khutbah Idul Adha sendiri disampaikan menggunakan bahasa Arab.

Cerita haru juga datang dari para perantau yang sengaja pulang kampung demi momen ini. Salah seorang jemaah, Robi Irwandi, warga Kampung Galapung yang kini merantau di Jakarta.

Ia mengaku sengaja meluangkan waktu dan menempuh perjalanan jauh hanya untuk bisa melaksanakan Salat Idul Adha di kampung halamannya.

Baginya, merayakan Idul Adha bersama jemaah Syattariyah di Masjid Agung Syekh Burhanuddin memberikan kepuasan batin tersendiri yang tidak bisa ia temukan di tanah rantau.

“Saya memang sengaja salat di sini karena dari kecil orang tua selalu mengajak salat di masjid ini,” ujarnya.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden di Padang Mendadak Diganti, Panitia Ungkap Alasan Pilih Bobot Lebih Ringan

Apalagi setelah dua tahun absen tidak merayakan Lebaran di kampung, momentum Idul Adha kali ini benar-benar ia manfaatkan untuk pulang, melepaskan rindu, sekaligus berkumpul kembali bersama keluarga besar.

Hal serupa disampaikan, Ratih Wulandari, warga Ulakan, mengaku hampir setiap tahun melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Syekh Burhanuddin.

Menurutnya, selain dekat dari rumah, suasana salat di masjid tersebut sudah menjadi tradisi bagi keluarganya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved