Idul Adha 2026

Mualaf Tionghoa Pinang Sapi Marlboro yang Batal Jadi Kurban Presiden Prabowo di Padang

Seorang mualaf Tionghoa di kawasan Pondok, Kota Padang akhirnya meminang sapi Marlboro yang batal menjadi hewan kurban Presiden

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
SAPI KURBAN PRESIDEN - Pemilik sapi kurban presiden, Jerry Leo Kurniawan saat memberikan keterangan di lokasi penyembelihan sapi kurbab presiden, PLTA Kuranji, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (28/5/2026). Jerry sebut sapi Marlboro miliknya akhirnya dipinang oleh mualaf Chinnee usai gagal jadi hewan kurban presiden. 

Ringkasan Berita:
  • Sapi Marlboro gagal jadi kurban Presiden, tapi langsung dibeli mualaf di Pondok Padang.
  • Marlboro batal dipilih usai dinilai punya goresan kaki dan bulu kurang sesuai.
  • Pemilik ungkap harga jual Marlboro hanya sedikit di bawah tawaran Presiden.
  • Sekretariat Presiden mengganti Marlboro dengan Lope meski bobotnya lebih kecil.
  • Alasan pergantian terungkap, daging kurban Presiden kini dibagikan ke korban bencana.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang mualaf Tionghoa di kawasan Pondok, Kota Padang akhirnya meminang sapi Marlboro yang batal menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Pemilik sapi, Jerry Leo Kurniawan mengatakan sapi Marlboro miliknya akhirnya disembelih Masjid Pasar Gadang di kawasan Pondok.

Sebelumnya kata Jerry, sapi Marlboro tidak jadi dipinang sebagai sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk korban bencana.

Alasan tidak jadi diambil kata Jerry, lantaran Marlboro memiliki goresan di kaki dan bulunya rontok.

"Tapi sapi ini akhirnya diambil oleh mualaf di Kampung Pondok, dia beli untuk kurban tahun ini," ucapnya, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Sapi Kurban Presiden di Padang Diganti karena Goresan di Paha, Lope Seharga Rp94 Juta Dipilih

Sementara itu, untuk harganya sendiri, Jerry tidak memberitahukannya secara detail kepada TribunPadang.com.

Hanya saja, ia menyebut kesepakatan harga dengan pembelinya lebih rendah sedikit dari tawaran Sekretariat Presiden.

"Untuk harga saya tidak mau memberitahu, tapi sedikit di bawah dari harga untuk sapi presiden," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Bidang Peternakan dari Dinas Pertanian Kota Padang mengungkapkan alasan sapi Presiden Prabowo Subianto diganti untuk korban bencana banjir bandang di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.

Pergantian itu dilakukan oleh Sekratriat Presiden, yang sebelumnya menetapkan sapi bernama Marlboro seberat 1,1 ton untuk dibagikan ke penyintas bencana.

Namun, beberapa hari menjelang kurban, sapi itu tidak jadi dipilih dan diganti dengan berat 975 kilogram, lantaran sesuai kriteria yang diinginkan.

Baca juga: Sempat Telepon Kakak, OB Unand Ditemukan Meninggal Tergantung di Pohon Karet Hutan Kampus

Sapi yang dipilih bernama Lope, berumur tiga tahun, namun masih di peternakan dan kepemilikan yang sama dengan Marlboro, yakni Jerry Leo Kurniawan.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Kota Padang, drh. Muthia Hanum mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengajukan sapi terbesar di Kota Padang.

Sapi Marlboro kata dia merupakan yang terbesar, dan saat pencarian dan pemilihan terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

"Kita menyeleksi empat sapi, terpilihlah Marlboro, karena melebihi 1 ton," ucapnya saat memberikan keterangan di lokasi pemotongan sapi presiden, di PLTA Kuranji, Kamis (28/5/2026).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved