Kabupaten Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Keluarkan Imbauan, Minta Pabrik Sawit Setop Turunkan Harga TBS
Langkah ini diambil menyusul laporan mengenai merosotnya harga beli komoditas andalan petani tersebut sejak pertengahan Mei lalu.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Atas dasar tersebut, Pemkab Dharmasraya meminta seluruh PKS menghentikan segala bentuk manipulasi harga. Skema pembelian TBS diwajibkan untuk selalu mengacu pada harga aktual perdagangan CPO serta mempedomani regulasi yang ada.
"Stabilitas harga sawit merupakan kunci keberlanjutan industri ini. Kepatuhan terhadap regulasi oleh seluruh pemangku kepentingan menjadi hal yang wajib dalam masa transisi kebijakan nasional," ujar Bupati Annisa.
Mekanisme penetapan harga secara berkala sebenarnya telah diatur ketat secara hukum. Beberapa di antaranya mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018, Permentan Nomor 13 Tahun 2024, serta Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 28 Tahun 2020.
Peringatan Persaingan Usaha
Pemerintah daerah juga mengingatkan pelaku industri sawit untuk menghindari praktik persekongkolan harga.
Tindakan kartel atau penyalahgunaan posisi tawar dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Baca juga: 4 Berita Populer Sumbar: Salat Idul Adha di Kantor Gubernur, Sapi Presiden & IKM Laporkan Abu Janda
Guna memastikan imbauan ini berjalan efektif, Pemkab Dharmasraya menyatakan akan memperketat pengawasan di setiap lini pabrik penerima. Langkah hukum dan administratif siap diambil jika ditemukan adanya bukti pelanggaran yang merugikan masyarakat luas.
Surat peringatan dan imbauan ini juga ditembuskan secara resmi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Di antaranya kepada Gubernur Sumatera Barat, DPRD Dharmasraya, Kapolres, Kejaksaan Negeri, hingga Dandim 0310 Sawahlunto/Sijunjung untuk memperkuat pengawasan lintas sektor.
Instruksi tegas ini dialamatkan kepada sejumlah korporasi besar yang beroperasi di wilayah Dharmasraya.
Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT Dharmasraya Sawit Lestari, PT Tidar Kerinci Agung, PT Hamparan Kemilau Indah, PT Salago Makmur Plantation, PT Sumbar Andalas Kencana, PT Bina Pratama Sakato Jaya, dan PT Dharmasraya Lestarindo.(*)
Dharmasraya
Sumatera Barat
kelapa sawit
Bupati Dharmasraya
Annisa Suci Ramadhani
Multiangle
Harga Sawit
Harga TBS Sawit
| Jumlah Hewan Kurban di Dharmasraya Naik Jadi 1.338 Ekor, Sapi Mendominasi |
|
|---|
| Dinkes Dharmasraya Gencarkan Gema Cermat di 4 Wilayah Guna Cegah Salah Obat |
|
|---|
| Wabup Dharmasraya Leli Arni Lantik Pejabat Baru, Ingatkan Kepala Puskesmas Melayani dengan Hati |
|
|---|
| Warga Pulau Punjung Serbu Pasar Murah Pemkab Dharmasraya, Telur Ayam Ras Dijual Rp45.000 per Tray |
|
|---|
| Wagub Sumbar Vasko dan Bupati Dharmasraya Annisa Lobi Bappenas, Perjuangkan Proyek Rp 3,2 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/bupati-annisa-suci-ramdhani-2852026.jpg)