Kabupaten Solok Selatan
Pemkab Solok Selatan Pacu Sinkronisasi Data Penduduk untuk Perkuat Program Daerah
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kini tengah memprioritaskan pembenahan basis data kependudukan sebagai fondasi utama
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Hal ini diyakini akan meningkatkan posisi tawar dan kepercayaan pemerintah pusat terhadap komitmen Solok Selatan.
Demi memastikan target ini tercapai, lini masa evaluasi ketat telah disiapkan oleh pimpinan daerah. Skema penilaian performa kerja berkala akan diterapkan tanpa pandang bulu.
Manajemen pemerintahan daerah menjadwalkan evaluasi rutin setiap dua pekan sekali untuk tingkat internal dinas.
Sementara itu, pertemuan koordinasi skala besar guna mengukur progres capaian akan digelar berkala setiap tiga bulan.
Baca juga: Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Akui Tak Laporkan Kecelakaan ke Polisi: Salah Saya Sendiri
Kolaborasi Perencanaan untuk Visi Daerah
Selain perkara data, sorotan tajam Bupati juga tertuju pada kualitas perencanaan pembangunan daerah.
Ia meminta seluruh jajaran eselon dan staf merumuskan program kerja dengan matang guna mengejar target visi dan misi yang telah dicanangkan.
Khairunas mengingatkan bahwa pola kerja lama yang terjebak dalam ego sektoral harus segera ditinggalkan. Sebuah perencanaan yang matang tidak akan pernah lahir dari satu OPD yang berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang harmonis.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap anggaran yang digelontorkan memberikan dampak domino yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Integrasi program antardinas diharapkan mampu memangkas tumpang tindih anggaran yang tidak efisien.
Baca juga: Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Akui Tak Laporkan Kecelakaan ke Polisi: Salah Saya Sendiri
Di sisi lain, tuntutan profesionalisme ini sejalan dengan diterapkannya sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Solok Selatan.
Sistem ini didesain untuk menempatkan aparatur sesuai dengan kompetensi terbaiknya.
Bupati menegaskan, para pejabat yang telah diberikan amanah melalui sistem seleksi ini memikul tanggung jawab penuh. Mereka wajib membuktikan kapasitasnya dalam mengeksekusi program pembangunan daerah yang adaptif.
Mengakhiri arahannya, Khairunas menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas terhadap jalannya roda pemerintahan.
Pengawasan ketat akan terus dilakukan demi mengantisipasi potensi kegagalan program di tengah jalan.
"Saya akan tetap melakukan evaluasi karena tidak mau gagal dalam membangun daerah. Gagal datang karena tidak ada evaluasi. Sebaik apapun sistem yang dibangun, namun jika tidak dievaluasi semuanya tidak akan berjalan," pungkas Khairunas. (*)
| Sapi Kurban Presiden di Solok Selatan Berbobot 882 Kg, Simental Milik Joni Lolos Seleksi Ketat |
|
|---|
| CFD Solok Selatan Dongkrak UMKM, Bupati Khairunas Instruksikan OPD Bina Pedagang |
|
|---|
| 14 SPPG Solok Selatan Beroperasi, Pemkab Evaluasi Kelengkapan Izin dan Dorong Pelibatan UMKM Lokal |
|
|---|
| Pemkab Solok Selatan Validasi 4.000 Calon Penerima Bantuan Pasang Baru Listrik agar Tepat Sasaran |
|
|---|
| Akurasi Data Dasawisma Solok Selatan Digenjot, Aplikasi SIMSALABIM Jadi Tumpuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pemerintah-Kabupaten-Solok-Selatan-kini-tendn-pembangunan-daerah.jpg)