Demo di Kantor Gubernur Sumbar

Gedor Kantor Gubernur Sumbar, BEM SI Bawa 4 Tuntutan dan Soroti Kinerja 2 Periode Mahyeldi

Mereka menilai, waktu yang cukup lama memimpin Sumbar seharusnya membuahkan hasil nyata, bukan justru kemunduran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
AKSI UNJUK RASA- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Sumatera Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Senin (18/5/2026) siang. Dalam orasinya, kepemimpinan Gubernur Mahyeldi yang kini sudah memasuki periode kedua tak luput dari evaluasi total mahasiswa. 

Mahasiswa mendesak pemerintah bersikap tegas karena hal tersebut dinilai sangat mencederai tatanan adat dan budaya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Tuntutan kedua berfokus pada keluhan penanganan infrastruktur pascabencana di Sumbar yang dinilai sangat lamban.

Mahasiswa menuding pemerintah tidak memiliki gerak cepat dalam memulihkan fasilitas publik dan akses jalan yang rusak akibat bencana alam, sehingga menyengsarakan mobilitas warga.

Soroti Ekonomi dan Pendidikan

Lalu, tuntutan ketiga berkaitan dengan kondisi perekonomian daerah.

Mahasiswa dengan lantang menyatakan bahwa ekonomi Sumbar saat ini mengalami stagnasi alias tidak maju, yang berdampak langsung pada tingginya angka pengangguran dan turunnya daya beli masyarakat.

Sementara tuntutan keempat menyasar pada sektor pendidikan Sumbar.

Baca juga: Angka Pengangguran Sumbar Turun, Mahyeldi Sebut Ekonomi Tumbuh dan Kemiskinan Menyusut

Massa menuntut adanya pembenahan total secara sistemik terhadap dunia pendidikan di Sumbar agar kualitasnya merata dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi biaya.

Farhan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus bertanggung jawab penuh dan segera membenahi apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat saat ini.

Ia juga menyoroti kepemimpinan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Gubernur Dua Periode Dikritik Tajam

Dalam orasinya, kepemimpinan Gubernur Mahyeldi yang kini sudah memasuki periode kedua tak luput dari evaluasi total mahasiswa.

Mereka menilai, waktu yang cukup lama memimpin Sumbar seharusnya membuahkan hasil nyata, bukan justru kemunduran.

"Gubernur sudah dua periode menjabat, namun kinerja yang ditunjukkan sama sekali tidak maksimal. Masalah klasik dari tahun ke tahun tidak pernah selesai secara tuntas," tegas Farhan.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi: Nilai Rahmah El Yunusiyyah Solusi Persoalan Pendidikan Hari Ini

Massa aksi menegaskan bahwa mereka tidak akan pulang sebelum bisa bertemu langsung dan berdialog tatap muka dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, guna meminta komitmen nyata atas empat tuntutan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumbar terpantau masih terus berlangsung. 

Situasi sempat jeda sejenak untuk menunaikan salat Ashar berjamaah, sebelum akhirnya massa kembali merapatkan barisan melanjutkan aksi unjuk rasa dengan pengawalan aparat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved