Kabupaten Lima Puluh Kota

Hujan Lebat Akibatkan Longsor dan Jalan Ambles di Limapuluh Kota, 600 KK Sempat Terisolasi

“Iya benar, jalan di Nagari Situjuah Ladang Laweh ambles. Itu disebabkan curah hujan yang tinggi sejak kemarin hingga dini hari tadi,” katanya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/BPBD Limapuluh Kota
JALAN AMBLES- Jalan utama di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, ambles dan tertimbun longsor akibat hujan deras, Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat membuat ratusan kepala keluarga terisolasi dan akses kendaraan terputus. 

Ringkasan Berita:
  • Terjadi bencana longsor dan jalan ambles di Jorong Bawah, Limapuluh Kota.
  • Bencana tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan mengguyur wilayah Limapuluh Kota sejak sore hingga dini hari.
  • Akibat kejadian itu, akses jalan utama menuju nagari sempat terputus.
  • Namun, saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas setelah dilakukan gotong royong bersama.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Bencana longsor dan jalan ambles terjadi di Jorong Bawah, Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (12/5/2026) malam.

Badan jalan dilaporkan ambles hingga membentuk lubang besar menyerupai sinkhole akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga dini hari.

Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Zaimar Hakim membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar, jalan di Nagari Situjuah Ladang Laweh ambles. Itu disebabkan curah hujan yang tinggi sejak kemarin hingga dini hari tadi,” katanya kepada TribunPadang.com, Rabu (13/5/2026).

Menurut Zaimar, kejadian jalan ambles itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Gunung Marapi Erupsi Lagi Rabu Siang, PVMBG Minta Warga Jauhi Radius 3 Km

“Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, akses jalan utama menuju nagari sempat terputus. 

Namun, saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas setelah dilakukan gotong royong bersama.

“Jalan sempat terputus. Namun pada sore ini sudah bisa dilewati kendaraan roda dua hingga roda empat berkat goro bersama masyarakat, BPBD, Damkar, TNI dan Polri,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi jalan masih rawan tertutup kembali apabila hujan turun. Sebab, material longsor masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Itu bisa sewaktu-waktu tertutup lagi karena material longsor masih berada di sekitar lokasi,” tegasnya.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Lima Warga Terjebak Banjir di Tanjung Emas Tanah Datar

Sementara itu, sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.053 jiwa warga Nagari Situjuah Ladang Laweh dilaporkan sempat terisolasi akibat akses jalan tertimbun longsor dan ambles.

Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro Paneh mengatakan, warga tidak bisa keluar-masuk kampung menggunakan kendaraan karena jalan utama tertutup material longsor.

“Iya, sebanyak 600 KK atau sekitar 2.000 jiwa warga kami sempat terisolasi akibat jalan tertimbun longsor dan ambles. Kendaraan tak bisa keluar-masuk. Kami minta bantuan pemda,” katanya bersama Ketua Bamus Ustad Yulius, Bhabinkamtibmas Aiptu Rinaldi, Babinsa dan sejumlah tokoh masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky, yang meninjau lokasi pada Rabu pagi, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar-masuk warga.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved