Bencana Tanah Datar

Tim SAR Gabungan Evakuasi Lima Warga Terjebak Banjir di Tanjung Emas Tanah Datar

"Kami menerima informasi awal sekitar pukul 22.50 WIB dari warga setempat mengenai permintaan evakuasi mendesak di Nagari Saruaso," ujar Juni Fiwalman

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pos SAR Tanah Datar
BENCANA BANJIR- Petugas gabungan mengevakuasi warga terjebak banjir di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Sumatera Barat, Selasa (12/5/2026) malam. Koordinator Unit Siaga SAR Tanah Datar, Juni Fiwalman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil mengevakuasi lima orang warga yang terjebak di dalam rumah mereka dalam kondisi selamat. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir terjang Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar.
  • Tim SAR evakuasi lima orang warga yang terjebak di dalam rumah dengan kondisi selamat.
  • Evakuasi dilakukan oleh tim rescue dari Unit Siaga SAR Tanah Datar.Warga yang berhasil diselamatkan adalah 
  • Ibrahim (55), Ratnawilis (54), Imam (22), Usman (54), dan Jasmainar (66).
  • Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak Selasa malam mengakibatkan banjir luapan di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Sumatera Barat.

Tim SAR Gabungan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan darurat setelah menerima laporan adanya warga yang terjebak di tengah kepungan air yang terus meninggi.

Koordinator Unit Siaga SAR Tanah Datar, Juni Fiwalman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil mengevakuasi lima orang warga yang terjebak di dalam rumah mereka dalam kondisi selamat.

Juni menjelaskan bahwa operasi penyelamatan ini dimulai sesaat setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya ancaman keselamatan jiwa akibat debit air yang meningkat drastis.

"Kami menerima informasi awal sekitar pukul 22.50 WIB dari warga setempat mengenai permintaan evakuasi mendesak di Nagari Saruaso," ujar Juni Fiwalman saat dihubungi pada Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Update Banjir Tanah Datar, Camat Lintau Buo: Banyak Rumah, Kedai dan Lahan Pertanian Rusak

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Tanah Datar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 23.03 WIB dengan membawa peralatan lengkap.

Meskipun jarak tempuh ke lokasi hanya sekitar 7,8 kilometer, tim harus berpacu dengan waktu mengingat cuaca di lapangan masih dalam kondisi hujan lebat saat pergerakan dimulai.

Sesampainya di lokasi pada pukul 23.23 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait seperti BPBD, TNI, dan Polri untuk memetakan titik-titik warga yang membutuhkan bantuan evakuasi.

Adapun identitas warga yang berhasil diselamatkan adalah Ibrahim (55), Ratnawilis (54), Imam (22), Usman (54), dan Jasmainar (66). Kelimanya langsung dibawa ke tempat yang lebih aman.

Juni mengungkapkan bahwa proses evakuasi sempat menemui tantangan berat karena debit air di lokasi kejadian cukup deras dan terus mengalami peningkatan selama proses berlangsung.

Baca juga: Polisi Tetapkan Sopir Truk Maut Padang Besi Jadi Tersangka, Pemilik Kendaraan Kini Dicari

"Faktor penghambat utama di lapangan adalah arus air yang sangat deras serta keterbatasan penerangan karena kondisi malam hari dan cuaca hujan," jelasnya menambahkan.

Operasi penyelamatan berlangsung sekitar dua jam, hingga akhirnya pada Rabu dini hari pukul 01.00 WIB, seluruh target dipastikan telah berada di zona aman dalam keadaan sehat.

Meski evakuasi utama telah rampung, tim gabungan yang terdiri dari sekitar 77 orang personel lintas instansi tidak langsung meninggalkan lokasi kejadian guna melakukan pemantauan lanjutan.

Juni menegaskan bahwa hingga pukul 01.10 WIB tadi, personel masih disiagakan di posko gabungan untuk memonitor perkembangan situasi karena intensitas hujan di wilayah tersebut masih terpantau tinggi.

Selain Basarnas, unsur yang terlibat aktif dalam operasi ini meliputi 17 personel BPBD, anggota Koramil, Polres Tanah Datar, perangkat nagari, pihak kecamatan, serta puluhan masyarakat setempat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved