4 Populer Sumbar  Banjir Terjang Lintau Buo hingga 25 Ribu Warga Sumbar Derita TBC

Pemerintah setempat hingga kini masih melakukan pendataan mendalam terkait total kerugian materil.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: afrizal
Dokumentasi/Wali Nagari Tapi Selo (Genta)
BANJIR TANAH DATAR- Kondisi jalan rusak akibat diterjang banjir di Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (13/5/2026). 

TRIBUNPADANG.COM- Simak deretan berita populer Sumbar di TribunPadang.com sepanjang Rabu (13/5/2026).

1. Banjir Terjang Lintau Buo Utara Tanah Datar

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak Selasa malam mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

Meski air dilaporkan mulai surut pada Rabu (13/5/2026), dampak kerusakan dilaporkan merata di seluruh nagari yang ada di kecamatan tersebut.

Pemerintah setempat hingga kini masih melakukan pendataan mendalam terkait total kerugian materil. 

Baca juga: Jalan Arai Pinang Padang Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Malam Ini, Genangan Air Mulai Surut

Kendati demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang dipicu oleh meluapnya sejumlah aliran sungai dan saluran irigasi di kawasan itu.

Camat Lintau Buo Utara, Edo Fakhrhazi, mengonfirmasi bahwa debit air meningkat drastis akibat curah hujan yang lebat.

Kondisi ini membuat air sungai dan sistem irigasi tidak mampu lagi menampung volume air, sehingga meluap ke permukiman warga dan jalan raya.

"Banjir terjadi sejak malam tadi. Kenaikan debit air sungai dan irigasi memicu banjir serta longsor yang berdampak pada seluruh nagari di Kecamatan Lintau Buo Utara," ujar Edo saat dihubungi TribunPadang.com.

Selengkapnya DI SINI

2. 25 Ribu Warga Sumbar Derita TBC

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebut sebanyak 25 ribu masyarakat di Sumbar terdata menderita tuberkulosis (TBC).

Dari jumlah tersebut, sekitar 15 ribu orang telah mendapatkan penanganan, sementara 10 ribu lainnya masih dalam proses pengobatan.

Hal itu disampaikan Mahyeldi usai menerima kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus di Istana Gubernur Sumbar, Selasa (12/5/2026).

Melansir dari TribunJogja.com, TBC merupakan Suatu penyakit bakteri menular yang berpotensi serius yang terutama mempengaruhi paru-paru.

Baca juga: Bahaya Hantavirus, Pakar Kesehatan Unand Sebut Penularannya dari Tikus dan Bisa Serang Paru-paru

“Tadi kita sudah bertemu Wamenkes sekaligus sosialisasi terkait TBC. Insya Allah dengan tagline ‘temukan, obati sampai sehat TBC-nya’, maka masyarakat yang ditemukan menderita TBC akan mendapatkan pengobatan,” kata Mahyeldi kepada TribunPadang.com.

Ia mengatakan, pemerintah pusat juga telah menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan TBC yang melibatkan sejumlah kementerian.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved