Idul Adha 2026

Bulog Sumbar Pastikan Harga Beras, Gula dan Minyak Tetap Stabil Jelang Idul Adha 2026

Ia menyebut saat ini stok beras di gudang Bulog Sumbar mencapai 18 ribu ton dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4,5 bulan ke depan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
STOK BERAS SUMBAR- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Sumbar di Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Jumat (8/5/2026). Andre Rosiade memastikan stok beras di Sumbar berada dalam kondisi aman hingga awal tahun 2027. 

Ringkasan Berita:
  • Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat memastikan ketersediaan pangan di Sumbar dalam kondisi aman jelang Idul Adha 2026.
  • Tak hanya beras, stok gula dan minyak goreng juga dipastikan cukup dengan harga yang masih terkendali di pasaran.
  • Andre Rosiade melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Sumbar.
  • Stok beras di gudang Bulog Sumbar mencapai 18 ribu ton dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4,5 bulan ke depan.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat memastikan ketersediaan pangan di Sumbar dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Tak hanya beras, stok gula dan minyak goreng juga dipastikan cukup dengan harga yang masih terkendali di pasaran.

Hal itu disampaikan Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat, Darma Wijaya usai mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Sumbar di Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Jumat (8/5/2026).

“Sumatera Barat kondisinya hijau di gula, minyak dan beras. Artinya harga terkendali,” kata Darma Wijaya kepada wartawan. 

Baca juga: Angka Kelahiran di Sumbar Turun Dalam 15 Tahun, Perempuan Usia Muda Kini Makin Sedikit Melahirkan

Menurutnya, Bulog Sumbar terus mendistribusikan kebutuhan pokok ke pasar-pasar SP2KP yang telah ditunjuk pemerintah agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga stabil.

“Yang berkaitan langsung dengan masyarakat kita penuhi,” ujarnya.

Darma menjelaskan, untuk minyak goreng, Bulog Sumbar saat ini memiliki stok sekitar 60 ribu dus. Selain itu, akan ada tambahan pasokan dari Wilmar sebanyak 34 ribu dus.

“Kalau dikalkulasikan itu cukup besar untuk kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca juga: Padang Targetkan City of Gastronomy UNESCO 2027, Wako Temui Menteri Ekonomi Kreatif

Sementara untuk gula, Bulog Sumbar telah menyiapkan stok sekitar 200 hingga 300 ton guna menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.

“Untuk kebutuhan menghadapi hari besar khususnya Idul Adha ini, no issue terkait beras, minyak dan gula,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andre Rosiade juga memastikan stok beras di Sumbar berada dalam kondisi aman hingga awal tahun 2027.

Ia menyebut saat ini stok beras di gudang Bulog Sumbar mencapai 18 ribu ton dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4,5 bulan ke depan.

Baca juga: Kisah Petani Sayur Padang Panjang Naik Haji, Niat Nurbaina Puluhan Tahun Lalu Akhirnya Terwujud

Tak hanya itu, Bulog Sumbar juga akan kembali menerima tambahan 20 ribu ton beras dalam waktu dekat.

“Jadi stok kita sampai akhir tahun dan awal 2027 sangat cukup,” kata Andre.

Andre menilai kondisi tersebut menunjukkan ketahanan pangan nasional berjalan baik dan stok beras tetap melimpah meski Indonesia tidak lagi melakukan impor beras sejak 2025.

“Alhamdulillah meskipun tidak ada impor beras, stok beras terus berlimpah,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved