Idul Adha 2026
Pemko Padang Tempel Label Putih di Hewan Kurban Sehat, Warga Wajib Cek Gigi Sapi Sebelum Beli
Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian mulai melakukan langkah masif untuk menjamin kesehatan ternak di wilayahnya.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Pemko Padang siapkan label putih untuk hewan kurban sehat jelang Idul Adha.
- Warga diminta cek tanda resmi sebelum membeli sapi atau kambing kurban.
- Hewan lesu dan keluar cairan dari tubuh diminta jangan dipilih warga.
- Tim veteriner bakal periksa 64 kandang penampungan hewan kurban di Padang.
- Pemko ungkap ciri hewan kurban layak, salah satunya terlihat dari bulu.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kabar penting bagi masyarakat Kota Padang yang berencana membeli hewan kurban untuk Idul Adha 1447 H / 2026 mendatang.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian mulai melakukan langkah masif untuk menjamin kesehatan ternak di wilayahnya.
Salah satu yang paling utama adalah pemberian label khusus bagi hewan yang dinyatakan sehat dan layak dikonsumsi.
Warga diminta teliti dan mengenali ciri-ciri fisik serta tanda resmi yang dikeluarkan oleh petugas kesehatan hewan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menegaskan bahwa hewan yang lulus pemeriksaan akan ditandai secara fisik.
Baca juga: Dinas Pertanian Padang Perketat Standar Hewan Kurban, Warga Diimbau Cermati Indikator Kesehatan
"Hasil pemeriksaan hewan kurban yang sehat dan layak kurban oleh tim kesehatan hewan akan diberi label warna putih," ujar Yoice, Kamis (7/5/2026).
Label putih tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan bukti otentik bahwa ternak sudah diperiksa oleh ahlinya.
Di dalam label tersebut, terdapat logo Pemko Padang serta tulisan yang menyatakan hewan tersebut "Sehat dan Layak Kurban".
Langkah ini diambil karena masih banyak masyarakat yang belum memahami indikator kesehatan hewan secara mendalam.
Banyak pembeli yang hanya melihat ukuran tubuh ternak tanpa memperhatikan detail kesehatan fisiknya.
Baca juga: Semen Padang VS Persik Kediri: Imran Nahumarury Minta Pemain Bertarung 200 Persen demi Warga Sumbar
Yoice mengingatkan agar warga waspada jika melihat hewan kurban yang tampak lesu, tidak nafsu makan, atau memiliki cacat.
"Jangan sampai memilih hewan yang terlihat lesu, sakit, atau memiliki cacat fisik yang mengganggu," tegasnya.
Salah satu tips paling mudah adalah melihat bulu hewan; hewan yang sehat umumnya memiliki bulu yang bersih dan tampak mengilap.
Warga juga diminta memeriksa bagian hidung, telinga, hingga anus untuk memastikan tidak ada cairan aneh yang keluar.
Jika ditemukan cairan mencurigakan dari lubang-lubang tubuh tersebut, maka hewan itu patut dicurigai sedang dalam kondisi tidak sehat.
Baca juga: Semen Padang FC Targetkan Menang Lawan Persik Kediri Meski Sudah Dipastikan Degradasi
| Dinas Pertanian Padang Perketat Standar Hewan Kurban, Warga Diimbau Cermati Indikator Kesehatan |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden di Mentawai Terkendala Stok, Ambil dari Daerah Lain Jadi Solusi |
|
|---|
| Sapi Kurban Bantuan Presiden di Sumbar Wajib Jantan dan Tak Dikebiri, Simak Kriteria Lengkapnya |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden di Sumbar Minimal 800 Kg Ton, Disnakkeswan Sebut Syarat Bobot Bisa Fleksibel |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo di Sumbar Diprioritaskan ke Masjid yang Belum Pernah Terima Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/HEWAN-KURBAN-Sapi-kurban-di-Pasar-Ternak-Palangki-Sijunjung.jpg)