Kabupaten Pasaman Barat
172 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Pasaman Barat Mulai Dipulihkan, Progres Capai 26 Persen
Sebanyak 172 hektare area persawahan yang sempat rusak akibat terjangan bencana alam di Kabupaten Pasaman Barat
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Diketahui, bencana alam yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Pasaman Barat terdampak banjir dan lumpur.
Baca juga: Kebakaran Bukittinggi: Usai Bukit Apit Puhun, Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Tarok Dipo Sore Ini
Selain penanganan yang tengah berjalan, Pemkab Pasaman Barat juga telah mengusulkan tambahan kegiatan ke Kementerian Pertanian.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pasaman Barat saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah se-Indonesia pada 20 April 2026.
Adapun usulan tambahan tersebut mencakup rehabilitasi lahan sawah rusak sedang seluas 48 hektare, rusak berat 50 hektare, pembangunan lima unit dam parit, serta rehabilitasi 20 unit jaringan irigasi tersier. (*)
| Lima Guru Pasaman Barat Raih Penghargaan GTK Sumbar 2025, Dua Melaju ke Tingkat Nasional |
|
|---|
| Polres Pasaman Barat Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana |
|
|---|
| Tim Polres Pasbar dan Ditreskrimsus Polda Sumbar Sasar PETI di Muara Mangkisek Talamau Pasaman Barat |
|
|---|
| Mayat Mr X Ditemukan di Kebun Sawit Pasaman Barat, Kapolres: Tim INAFIS Olah TKP dan Pulbaket |
|
|---|
| Razia Polres Pasaman Barat Tak Temukan Aktivitas PETI, Hanya Pondok Kosong dan Lubang Bekas Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sebanyak-172-hektare-area-pederjaan-ind-droduktivitas-petani-lokal.jpg)