Kabupaten Solok Selatan
Pemkab Solok Selatan Sosialisasikan Aplikasi SIMPAN, Transformasi Digital Kearsipan di Seluruh OPD
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai memacu langkah serius dalam upaya transformasi birokrasi melalui digitalisasi kearsipan.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Pemkab Solok Selatan mulai dorong digitalisasi arsip lewat aplikasi SIMPAN
- Seluruh OPD diminta tinggalkan sistem manual yang rawan kehilangan data
- Aplikasi SIMPAN disebut kunci percepatan birokrasi dan akses dokumen
- Pejabat tekankan keamanan arsip untuk lindungi data penting daerah
- Implementasi SIMPAN dikawal, OPD akan terus didampingi adaptasi sistem
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN— Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai memacu langkah serius dalam upaya transformasi birokrasi melalui digitalisasi kearsipan.
Upaya ini diwujudkan dengan digelarnya sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kearsipan Aman dan Nyaman (SIMPAN) yang menyasar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah strategis ini dipandang sebagai fondasi penting bagi daerah Solok Selatan tersebut untuk meninggalkan pola manual yang berisiko menuju sistem yang lebih terintegrasi.
Hal ini dilakukan guna memastikan rekam jejak pemerintahan tetap terjaga dalam jangka panjang.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Solok Selatan menjadi motor penggerak kegiatan ini. Mereka mengumpulkan para pemangku kebijakan teknis untuk menyamakan persepsi mengenai urgensi perlindungan data negara di level kabupaten.
Baca juga: Harga BBM Pertamina di Sumatera Barat Naik per Hari Ini 18 April 2026, Cek Tarif Dexlite & Pertamax
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Solok Selatan, Syamsuria, menegaskan bahwa ketertiban arsip adalah cermin dari kedisiplinan sebuah instansi.
Tanpa administrasi yang rapi, akuntabilitas kinerja pemerintah daerah sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik.
"Pengelolaan arsip yang baik dan berbasis digital menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel," ujar Syamsuria dalam sambutannya di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jumat (17/4/2026).
Menurut Syamsuria, kehadiran aplikasi SIMPAN bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Lebih dari itu, aplikasi ini dirancang untuk memitigasi risiko kerusakan dokumen fisik akibat faktor usia, bencana alam, maupun kelalaian manusia.
Dengan sistem digital, seluruh dokumen penting dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan, terutama untuk kepentingan audit maupun perencanaan program pembangunan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Padang, Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan di Lubuk Minturun
Hal ini diharapkan mampu memangkas birokrasi yang selama ini sering terhambat oleh lambatnya pencarian data manual.
Peserta yang hadir dalam sosialisasi ini merupakan para Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian dari seluruh OPD. Mereka dianggap sebagai ujung tombak yang mengelola dapur administrasi di masing-masing instansi.
Dalam sesi teknis, narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Solok Selatan, Andrianto, memberikan pemaparan mendalam.
Ia mengupas tuntas setiap fitur yang tersedia di dalam platform SIMPAN untuk memudahkan transisi para aparatur.
Andrianto menjelaskan bahwa aplikasi ini mencakup berbagai modul, mulai dari mekanisme penginputan data mentah hingga proses konversi menjadi dokumen digital.
| Launching Pilwana 2026 Solok Selatan Dimulai, Bupati Minta Warga Jaga Persatuan |
|
|---|
| Solok Selatan Gencarkan Vaksinasi PMK Jelang Idul Adha 1447 H, Targetkan Stok Kurban Sehat |
|
|---|
| 6 Koperasi Merah Putih Solok Selatan Mulai Beroperasi, Jual Ayam Petelur hingga Distribusi Pupuk |
|
|---|
| Kejar Operasional, 22 Koperasi Merah Putih Solok Selatan Resmi Kantongi Izin |
|
|---|
| Tahap Perencanaan Tuntas, Solok Selatan Masuki Fase Realisasi Program. |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/SIMPAN-fng-lebih-terintegrasi.jpg)