Kabupaten Solok Selatan

Launching Pilwana 2026 Solok Selatan Dimulai, Bupati Minta Warga Jaga Persatuan

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi memulai tahapan besar pesta demokrasi tingkat desa melalui Peluncuran (Launching)

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemkab Solsel
PILWANA SERENTAK: Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi memulai tahapan besar pesta demokrasi tingkat desa melalui Peluncuran (Launching) Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026. Bupati Solok Selatan, Khairunas, hadir langsung memimpin peluncuran tersebut dengan membawa pesan kuat mengenai pentingnya menjaga marwah demokrasi di level akar rumput agar tetap berkualitas. 

Ringkasan Berita:
  • Pilwana 2026 Solok Selatan resmi dimulai di 39 nagari
  • Bupati Khairunas ingatkan warga soal perbedaan pilihan
  • Ia tegas minta hindari konflik selama tahapan berlangsung
  • Panitia diminta netral, jalankan proses secara transparan
  • Sosialisasi digencarkan, warga diminta pahami hak pilih

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi memulai tahapan besar pesta demokrasi tingkat desa melalui Peluncuran (Launching) Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026.

Kegiatan strategis ini menandai dimulainya proses suksesi kepemimpinan di 39 nagari yang tersebar di wilayah kabupaten Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan, Khairunas, hadir langsung memimpin peluncuran tersebut dengan membawa pesan kuat mengenai pentingnya menjaga marwah demokrasi di level akar rumput agar tetap berkualitas.

Dalam sambutannya, Khairunas menekankan bahwa Pilwana bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah momentum krusial bagi masyarakat untuk menentukan masa depan wilayahnya masing-masing.

Ia menggarisbawahi bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika kedewasaan warga dalam bernegara.

Baca juga: 3 BERITA POPULER PADANG: Rumah Hangus, Kabau Sirah Harus Kerja Keras dan Maling AC Diringkus

“Berbeda pilihan itu hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, kita harus ingat bahwa konflik dan perpecahan bukanlah tujuan kita menggelar pesta demokrasi ini,” ujar Khairunas dilansir, Sabtu (18/4/2026).

Ia secara lugas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal serta menjaga suasana agar tetap aman, damai, dan kondusif selama tahapan berlangsung.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak tatanan sosial, mengingat hubungan kekeluargaan di tingkat nagari sangatlah erat.

Lebih lanjut, Khairunas mengingatkan bahwa setelah kontestasi berakhir dan pemenang ditetapkan, seluruh warga harus kembali merajut kebersamaan demi pembangunan daerah.

“Setelah proses pemilihan selesai, kita semua harus kembali bersatu. Kebersamaan dan saling menghargai adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial kita,” tuturnya dengan tegas.

Terkait teknis penyelenggaraan, orang nomor satu di Solok Selatan ini memberikan instruksi khusus kepada para panitia penyelenggara agar menjunjung tinggi integritas.

Baca juga: 3 BERITA POPULER SUMBAR: Temuan Jejak Harimau, Travel Masuk Jurang dan Korban Hanyut Banjir Pasaman

Ia menuntut profesionalisme dan netralitas mutlak dari panitia untuk memastikan bahwa setiap tahapan Pilwana berjalan secara transparan tanpa ada keberpihakan kepada salah satu calon.

“Tugas ini adalah amanah besar. Laksanakan setiap tahapan dengan jujur, adil, dan transparan, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kehendak rakyat,” tambah Khairunas.

Harapannya, melalui proses yang bersih, Pilwana 2026 mampu melahirkan pemimpin nagari yang memiliki visi kuat, inklusif, dan amanah dalam mengelola potensi daerah.

Menurutnya, kemajuan Kabupaten Solok Selatan sangat bergantung pada seberapa efektif pembangunan yang dilakukan di tingkat nagari sebagai fondasi utama pemerintahan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved