Kabupaten Solok Selatan

Tak Sekadar Olahraga, CFD Solok Selatan Diproyeksikan Dongkrak Sektor Pariwisata Daerah

"CFD menjadi momentum mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat hidup sehat, dan meningkatkan kepedulian kita terhadap lingkungan," ujar Yulian.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Solok Selatan
CFD- Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, saat menghadiri pelaksanaan CFD di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Minggu (31/5/2026). Yulian Efi menekankan bahwa esensi utama dari penutupan jalan bagi kendaraan bermotor ini adalah untuk mengembalikan kualitas udara yang bersih dan mengedukasi warga akan pentingnya kebugaran fisik. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, saat menghadiri pelaksanaan CFD di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro.
  • Kegiatan CFD tersebut diharapkan sebagai motor penggerak ekonomi.
  • Kemudian menjadi ruang interaksi sosial yang inklusif begi seluruh lapisan.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, dinilai tidak sekadar menjadi ajang berolahraga semata. 

Momentum mingguan ini juga diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus ruang interaksi sosial yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, saat menghadiri pelaksanaan CFD di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Minggu (31/5/2026).

Menurut Yulian, keberadaan ruang publik seperti RTH harus mampu dioptimalkan untuk kepentingan bersama. CFD menjadi salah satu instrumen penting yang mempertemukan berbagai elemen, mulai dari jajaran birokrasi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Yulian Efi menekankan bahwa esensi utama dari penutupan jalan bagi kendaraan bermotor ini adalah untuk mengembalikan kualitas udara yang bersih dan mengedukasi warga akan pentingnya kebugaran fisik.

Baca juga: Alasan Kabau Sirah Rekrut Deni Sulton: Pengalaman Timnas hingga Relasi di PSSI

"CFD menjadi momentum mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat hidup sehat, dan meningkatkan kepedulian kita terhadap lingkungan," ujar Yulian.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi sarana yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Olahraga pagi yang dilakukan secara massal dan konsisten diharapkan mampu membentuk karakter masyarakat yang produktif.

Pola hidup sehat, lanjut Yulian, kini bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan dasar di tengah dinamika modernisasi.

Oleh karena itu, kehadiran CFD diharapkan dapat terus mengikis kebiasaan malas bergerak (sedentary lifestyle).

Selain fokus pada sektor kesehatan dan lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga melihat adanya potensi ekonomi yang besar dari kerumunan massa yang tercipta setiap akhir pekan ini.

Kehadiran ratusan hingga ribuan warga di area RTH Padang Aro secara otomatis membuka pasar yang potensial bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menjajakan produk mereka.

Baca juga: Tutup Khatam Alquran di Indarung, Maigus Nasir Ingatkan Bahaya Tawuran dan Narkoba bagi Remaja

"Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan UMKM serta meningkatkan kepariwisataan daerah," kata Wakil Bupati menjelaskan dampak pengganda (multiplier effect) dari program tersebut.

Sektor pariwisata daerah pun diyakini akan ikut terkerek naik seiring dengan semakin tertatanya pengelolaan ruang publik yang ramah keluarga dan representatif bagi wisatawan domestik.

Keberhasilan penyelenggaraan CFD secara berkelanjutan ini diakui tidak lepas dari adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan dunia usaha. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved