Kecelakaan di Padang Pariaman

Kondisi Korban Kecelakaan di Lembah Anai: 4 Dirawat, 1 Dirujuk ke Padang, 2 Sudah Pulang

Dokter RS Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang, dr. Zhafran menyebut pihaknya saat ini menangani empat orang yang menjadi kondisi korban kecelakaan

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
KONDISI KORBAN - Suasana di ruangan IGD RS Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang, Jumat (17/4/2026). Dokter RS Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang, dr. Zhafran menyebut pihaknya saat ini menangani empat orang yang menjadi kondisi korban kecelakaan di Lembah Anai. 

Ringkasan Berita:
  • RS ungkap kondisi korban kecelakaan di Lembah Anai, sopir luka parah di kepala & belum bisa bicara.
  • Dari total 7 korban minibus masuk jurang, 1 pria harus dirujuk ke Padang akibat patah tulang 
  • Tim medis RS Ibnu Sina rawat 4 orang, beberapa korban alami dislokasi bahu dan patah tulang tangan.
  • Nasib 2 wanita beruntung, hanya luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Padang Panjang.
  • Bagaimana kronologi lengkap hingga minibus jatuh ke jurang? Kondisi vital sopir masih terus dipantau.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Pihak RS Ibnu Sina Yarsi dan RSUD Padang Panjang mengungkap data terbaru mengenai kondisi korban kecelakaan di Lembah Anai yang jatuh ke jurang pada Jumat (17/4/2026).

Peristiwa yang menimpa minibus di Jalan Padang–Bukittinggi, Nagari Kandang Ampek, Kabupaten Padang Pariaman ini mengakibatkan tujuh orang harus dilarikan ke instalasi gawat darurat.

Dokter RS Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang, dr. Zhafran menyebut pihaknya saat ini menangani empat orang yang menjadi kondisi korban kecelakaan di Lembah Anai.

Keempat pasien tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis untuk memantau perkembangan kesehatan mereka.

"Kalau korban yang diantarin kesini sebanyak empat orang, keempatnya saat ini sedang dirawat," katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, satu orang korban mengalami patah tulang tangan dan luka robek di bagian kepala. Kemudian dua orang korban lainnya mengalami diskolasi pada bagian bahu.

Baca juga: Dihantam Cedera Pemain, Semen Padang FC Tetap Optimistis Hadapi Persijap Jepara

Kemudian, satu orang korban lainnya yaitu si supir yang mengalami robek di bagian kepala cukup lebar. Namun, supir tersebut belum bisa diajak berkomunikasi.

"Kondisinya cukup stabil, kondisi vitalnya normal, tapi kita belum bisa memaksakan untuk berbicara, jadi untuk jaga-jaga," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang dokter jaga di IGD RSUD Padang Panjang, dr. Fani, mengatakan bahwa korban yang dirawat di RSUD Padang Panjang yaitu sebanyak tiga orang, dengan rincian dua perempuan dan satu pria.

"Kalau korban kecelakaan yang dirawat disini ada tiga orang, satu pria, dua wanita," katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, dua orang korban wanita tersebut hanya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang.

Baca juga: Semen Padang FC Jamu Persijap Jepara, Imran Nahumarury Minta Pemain Kerja Keras di Haji Agus Salim

Namun, satu orang korban yang pria terpaksa dirujuk ke Kota Padang karena mengalami patah tulang pada bagian bahu dan dada.

"Kalau yang ibu-ibu hanya luka ringan dan sudah kita perbolehkan pulang. Tapi kalau yang laki-laki dirujuk ke Padang karena ada patah tulang bahu sama dada, dirujuk ke RS Unand," jelasnya.

MOBIL MASUK JURANG- Pagar pengaman jalan (guardrail) terlihat rusak di tepi Jalan Padang–Bukittinggi, Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/4/2026). Di lokasi ini, sebuah minibus sebelumnya dilaporkan terjun ke jurang, sementara kondisi guardrail dan minimnya penerangan menjadi sorotan.
MOBIL MASUK JURANG- Pagar pengaman jalan (guardrail) terlihat rusak di tepi Jalan Padang–Bukittinggi, Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/4/2026). Di lokasi ini, sebuah minibus sebelumnya dilaporkan terjun ke jurang, sementara kondisi guardrail dan minimnya penerangan menjadi sorotan. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Pengaman Jalan Tak Memadai

Kondisi jalan di lokasi kecelakaan minibus yang terjun ke jurang di Jalan Padang–Bukittinggi, tepatnya di Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/4/2026) dini hari, dinilai memprihatinkan.

Dari pantauan TribunPadang.com di lokasi kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, pagar pengaman jalan (guardrail) di kawasan tersebut dinilai tidak memadai untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved