Kabupaten Solok Selatan
Tahap Perencanaan Tuntas, Solok Selatan Masuki Fase Realisasi Program.
Yulian Efi menekankan bahwa dokumen hasil Musrenbang merupakan amanat masyarakat yang harus dijaga
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kebijakan pembangunan tidak lagi diukur dari seberapa baik dokumen perencanaan disusun, melainkan seberapa efektif program tersebut dieksekusi.
- Ia mengingatkan tidak ada jeda waktu yang terlalu lama (idle time) antara selesainya proses perencanaan dengan dimulainya langkah-langkah strategis
- Pimpinan OPD diminta untuk segera membedah kembali daftar skala prioritas yang telah disepakati guna meminimalisir hambatan teknis.
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi mulai memasuki fase krusial dalam siklus pembangunan tahunan, yakni transisi dari tahap perencanaan menuju tahap pelaksanaan lapangan.
Langkah ini menyusul selesainya rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga koordinasi di tingkat provinsi.
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kebijakan pembangunan tidak lagi diukur dari seberapa baik dokumen perencanaan disusun, melainkan seberapa efektif program tersebut dieksekusi.
Baca juga: Viral Rombongan Pengawalan Berhenti di Sitinjau Lauik, Polisi Lakukan Pemeriksaan Internal
Pesan tersebut disampaikan dengan tegas saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Senin (13/4/2026).
Dilansir dari Dinas Kominfo Solok Selatan hari ini, Wakil Bupati menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengubah pola kerja dari administratif menjadi operasional.
Mengawal Integritas Dokumen Perencanaan
Dalam arahannya di halaman Kantor Bupati, Yulian Efi menekankan bahwa dokumen hasil Musrenbang merupakan amanat masyarakat yang harus dijaga integritasnya hingga ke tahap realisasi anggaran.
Ia mengingatkan agar tidak ada jeda waktu yang terlalu lama (idle time) antara selesainya proses perencanaan dengan dimulainya langkah-langkah strategis di internal dinas terkait.
Pemerintah daerah memandang bahwa respons cepat terhadap hasil kesepakatan Musrenbang akan menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap kredibilitas pemerintah kabupaten.
"Musrenbang sudah kita lalui, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita merespon dan menindaklanjuti hasilnya," ujar Yulian Efi.
Oleh sebab itu, setiap pimpinan OPD diminta untuk segera membedah kembali daftar skala prioritas yang telah disepakati guna meminimalisir hambatan teknis di kemudian hari.
Sinkronisasi Horizontal dan Vertikal
Lebih lanjut, fase realisasi ini menuntut adanya sinkronisasi yang ketat, baik secara horizontal antar-dinas di kabupaten maupun secara vertikal dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Yulian Efi menggarisbawahi bahwa efektivitas pembangunan sangat bergantung pada sejauh mana program daerah mampu beriringan dengan arah kebijakan makro Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa alokasi sumber daya yang terbatas dapat memberikan daya ungkit yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Solok Selatan.
Tanpa adanya kolaborasi yang kuat, rencana-rencana besar yang telah disusun di meja perundingan dikhawatirkan hanya akan menjadi catatan formalitas yang minim dampak.
Maka dari itu, pola kerja yang bersifat sektoral atau "egosektoral" di tingkat perangkat daerah harus segera ditinggalkan demi tercapainya target pembangunan daerah yang kolektif.
Komitmen Terukur Menuju Dampak Nyata
| Bupati Khairunas Lantik 32 Pejabat Solok Selatan, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik |
|
|---|
| Solok Selatan Sambut Pertemuan ISKADA Sumbar, Panitia Siapkan Rute Tamu hingga Pameran UKM |
|
|---|
| Warga Solok Selatan Dibacok di Tambang Ilegal, WALHI Soroti Kerusakan dan Lemahnya Penegakan Hukum |
|
|---|
| Solok Selatan Matangkan Program Penurunan Stunting 2027, Pemda dan DPRD Satukan Langkah |
|
|---|
| Solok Selatan Siapkan Ekonomi Hijau, Berhenti Ekspor Bahan Mentah demi Kesejahteraan Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/YULIAN134.jpg)