Kabupaten Dharmasraya

Akses Sembilan Koto Dharmasraya Terbuka, Material Longsor Berhasil Dibersihkan dan Listrik Pulih

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berhasil melakukan pemulihan pascabencana di Sembilan Koto setelah banjir dan tanah longsor

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemkab Dharmasraya
PEMULIHAN DAHRMASRAYA:Upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang menerjang kawasan pedalaman di Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai menunjukkan hasil positif, Senin (6/4/2026). Isolasi wilayah yang sempat melumpuhkan aktivitas warga di Jorong Lubuk Talaok, Nagari Banai, berhasil dipecahkan setelah material longsor dibersihkan. 

Catur menyebutkan bahwa per hari Senin ini, jaringan listrik telah dinyatakan pulih sepenuhnya. 

Hal ini menjadi kabar baik bagi puluhan kepala keluarga yang sebelumnya terpaksa bermalam dalam kegelapan di tengah kondisi lingkungan yang masih basah dan berlumpur.

Di sisi lain, keterlibatan personel TNI dalam proses mitigasi dan evakuasi di Sembilan Koto memberikan penguatan signifikan. 

Para prajurit yang sebelumnya tengah fokus pada pembangunan Jembatan Aramco sebuah proyek operasi non-tempur untuk akses masyarakat turut terjun langsung membantu warga membersihkan sisa-sisa material bencana.

Keberadaan proyek Jembatan Aramco yang sedang berjalan ini sejatinya menjadi bukti bahwa kawasan Sembilan Koto memang menjadi fokus pengembangan infrastruktur strategis. 

Bencana yang terjadi menjadi pengingat pentingnya ketahanan konstruksi di wilayah yang memiliki kerentanan geografis cukup tinggi terhadap cuaca ekstrem.

Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, pihak BPBD dan Dinas Sosial memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini. 

Baca juga: Jadwal SIM dan Samsat Keliling di Padang Pariaman Selasa 7 April 2026: Digelar di Lubuk Alung

Seiring surutnya genangan air dari luapan Batang Lago, sebagian besar warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan mandiri.

Kendati kondisi mulai stabil, pemerintah daerah tetap memberikan peringatan dini kepada masyarakat. 

Mengingat prakiraan cuaca dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan harus tetap ditingkatkan, terutama bagi warga yang tinggal di kaki perbukitan.

Penanganan bencana di Dharmasraya kali ini merefleksikan pentingnya sinergitas antara kebijakan publik, bantuan sektor swasta, dan peran aktif militer dalam kerangka bantuan kemanusiaan. 

Langkah pemulihan yang cepat diharapkan mampu mengembalikan ritme ekonomi masyarakat Sembilan Koto yang sempat terhenti akibat amukan alam.(*)

 

 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved