Prakiraan Gelombang

BMKG Padang Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sumbar, Nelayan Harus Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem ini.

Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rezi Azwar
PRAKIRAAN GELOMBANG TINGGI - Penampakan aktivitas nelayan dan seorang warga yang sedang memancing saat cuaca cerah di kawasan Muaro Lasak, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (21/2/2026) pagi. BMKG Padang Ingatkan potensi gelombang tinggi 4 Meter di wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar) yang berlaku mulai 28 hingga 30 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG Padang mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sumatera Barat yang berlaku 28–30 Maret 2026.
  • Gelombang diperkirakan bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter, terutama di Perairan Barat Siberut.
  • Angin Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 3–20 knot memicu potensi gelombang tinggi.
  • Sejumlah wilayah perairan seperti Pesisir Selatan dan Pagai juga berpotensi gelombang hingga 2,5 meter.
  • Nelayan dan operator kapal diminta waspada karena kondisi ini bisa membahayakan pelayaran.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - BMKG Padang Ingatkan potensi gelombang tinggi 4 Meter di wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar) yang berlaku mulai 28 hingga 30 Maret 2026.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem ini.

Kondisi BMKG Padang Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter dipicu oleh hembusan angin dari arah Barat ke Barat Laut.

Kecepatan angin terpantau berada pada rentang 3 hingga 20 knots, sementara kondisi cuaca secara umum di perairan Sumbar mengalami hujan ringan hingga sedang.

Prakirawan BMKG Padang, Djunaidi Misbach, menjelaskan bahwa BMKG Padang Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter berpeluang terjadi khususnya di wilayah Perairan Barat Siberut.

Baca juga: Peringkat Pelayanan Publik Sumbar Urutan 29 Nasional, Tertinggal dari Sejumlah Provinsi Tetangga

Selain itu, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga mengintai wilayah Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, dan Perairan Barat Pagai.

"Waspada tinggi gelombang 2.5 - 4.0 m berpeluang terjadi di Perairan Barat Siberut," tulis Djunaidi Misbach dalam keterangan resminya dikutip Minggu (29/3/2026).

Pihak BMKG juga memberikan saran keselamatan bagi para pelaku pelayaran. Risiko tinggi mengancam Perahu Nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.

Untuk Kapal Tongkang, risiko muncul saat angin mencapai 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Khusus untuk Kapal Ferry, keselamatan pelayaran terancam jika angin berhembus 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.

Baca juga: Update Harga Pangan Solok Selatan Akhir Maret 2026, Harga Cabai Rawit Meroket ke Rp 40.800 per Kg

 

Kondisi ini juga berisiko bagi pelayaran di Perairan Timur Sipora, Timur Siberut, serta jalur Padang - Padang Pariaman.

Masyarakat dan operator angkutan laut perlu memperhatikan instruksi BMKG Padang Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter ini demi menghindari kecelakaan laut.

Pastikan peralatan keselamatan tersedia dan pantau terus perkembangan cuaca sebelum melaut.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved