Banjir di Sumbar
Wagub Sumbar Minta Warga Siaga, Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut Tiga Hari Kedepan
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Rusemy, meninjau langsung banjir yang melanda Kecamatan Ulakan Tapakis
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Wagub Sumbar turun langsung ke lokasi banjir dan minta warga tetap siaga.
- BMKG sebut cuaca ekstrem masih berlangsung tiga hari ke depan.
- Puluhan keluarga belum keluar dari rumah karena banjir belum surut.
- Tenaga medis disiagakan setelah ditemukannya warga lansia demam.
- Pemprov kirim bantuan dan siapkan langkah jangka panjang untuk atasi banjir.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Rusemy, meninjau langsung banjir yang melanda Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin (24/11/2025) malam.
Dalam tinjauannya, ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena cuaca ekstrem diprediksi masih terjadi hingga tiga hari ke depan.
Vasko mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan BMKG, kondisi angin dan hujan masih berpotensi kuat meski mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Kira-kira sekitar tiga hari lagi ini cuaca kemungkinan masih ekstrem. Tadi kita cek juga ke BMKG, kondisi angin masih kuat pertumpukannya, mudah-mudahan segera menurun,” kata Vasko Rusemy saat ditemui TribunPadang.com di Nagari Ulakan, Senin Malam.
Ia menyebut masih ada puluhan kepala keluarga yang belum meninggalkan rumahnya meski banjir belum surut.
Baca juga: Batang Malalo Meluap! Warga Tanah Datar Cemas Melihat Rumah di Pinggir Kali Terancam Roboh
“Masih ada sekitar beberapa puluh kepala keluarga. Itu sudah mulai terkoordinasi dengan Pak Bupati, dan tiap wali nagari serta jorong dipantau terus,” jelasnya.
Selama peninjauan, Wagub juga menemukan beberapa warga yang mengalami gangguan kesehatan, terutama lansia.
“Ada satu dua yang sudah sepuh, sakit demam,” ungkapnya.
Namun ia memastikan tenaga medis sudah bersiaga di lokasi evakuasi. “Dokter standby ada, insya Allah,” ujarnya.
Menanggapi status tanggap darurat yang telah ditetapkan Kabupaten Padang Pariaman, Vasko mengatakan Pemprov Sumbar juga telah mengirim edaran agar langkah mitigasi bencana dilakukan secara terstruktur.
Baca juga: Debit Air Batang Malalo Naik Mendadak, Rumah Warga Roboh Diterjang Arus di Tanah Datar
“Cuacanya masih sangat ekstrem. Ini sama-sama kita atasi. Alhamdulillah Pak Bupati cepat tanggap dan seluruh jajarannya bersinergi. Pemprov siap mendukung,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pemprov Sumbar turut menyalurkan bantuan darurat berupa 150 selimut, dua ton beras, dan berbagai kebutuhan lain untuk warga terdampak.
Saat ini tercatat Padang Pariaman memiliki 16 dapur umum yang aktif, dengan tujuh di antaranya beroperasi di wilayah sekitar Ulakan Tapakis.
Untuk penanganan banjir jangka panjang, Vasko menyebut Pemprov Sumbar akan memperkuat rencana normalisasi Sungai Batang Ulakan yang menjadi daerah langganan banjir melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
| BPBD Sumbar: Banjir dan Longsor hingga Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Daerah |
|
|---|
| Empat Kabupaten di Sumbar Dilanda Bencana, Banjir di Sijunjung Isolasi Ribuan Warga |
|
|---|
| Tiga Kabupaten di Sumbar Dilanda Banjir, Ratusan Orang di Padang Pariaman Dievakuasi ke Tempat Aman |
|
|---|
| PABPDSI 50 Kota, OPD dan Wali Nagari Lareh Sago Halaban ke Jakarta, Minta Normalisasi Batang Sinamar |
|
|---|
| PMI Sumbar Hibur Anak-Anak Korban Bencana di Pesisir Selatan, Ajak Main dan Bernyanyi Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Vasko-mengatakan-berdasarkan-koordidurunan.jpg)