Banjir di Tanah Datar

Debit Air Batang Malalo Naik Mendadak, Rumah Warga Roboh Diterjang Arus di Tanah Datar

Sebuah rumah di pinggir Sungai Batang Malalo, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Tribunnews.com/ist
DEBIT AIR MEMBESAR: Penampakan rumah roboh akibat debit air Sungai Batang Malalo, di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Senin (24/11/2025). Masyarakat sekotar, Venny ungkap kejadiannya sekitar pukuk 15:30 WIB, karena hujan lebat secara terus menerus, membuat debit air membesar, hingga akhirnya mengikis tanah, Selasa (25/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Satu rumah di Guguak Malalo roboh setelah debit air Batang Malalo naik mendadak.
  • Arus kuat mengikis tanah di bawah bangunan hingga akhirnya jatuh ke sungai.
  • Warga menyebut air sudah meningkat sejak Minggu dan kembali besar saat hujan deras.
  • Hanya satu rumah terdampak, rumah lain masih aman.
  • Kronologi lengkap dan kondisi terbaru masih ditelusuri.

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebuah rumah di pinggir Sungai Batang Malalo, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar roboh karena air membesar akibat intensitas hujan tinggi, Senin (24/11/2025) sore.

Diketahui, rumah roboh akibat membesarnya air Sungai Batang Malalo, terjadi sekira pukul 15:30 WIB.

Warga sekitar, Venny membenarkan terkait rumah roboh di pinggir Sungai Batang Malalo tersebut.

"Benar, kejadiannya Senin sore, sekitar pukul 15:30 WIB, di Guguak Malalo," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025).

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Tanah Datar, khususnya Nagari Guguak Malalo.

Baca juga: Jadwal Kapal Hari Ini: MV Mentawai Fast, KMP Ambu Ambu, KMP Gambolo, KM Sabuk Nusantara 37 dan 68

Hujan lebat secara terus menerus, membuat debit air Sungai Batang Malalo membesar.

"Kalau rumah tu, tanahnya sudah terkikis sejak lama, cuma tidak kelihatan di saat musim kemarau panjang dahulu," pungkasnya.

"Barulah di saat musim hujan, air sungai membesar dan kembali mengikis tanah di bawah rumah, akhirnya roboh," sambung Venny.

Debit air Sungai Batang Malalo kata Venny, sudah membesar sejak Minggu (23/11/2025) lalu.

Barulah puncaknya, pada hari Senin kembali membesar lantaran hujan secara terus menerus.

"Kalau air Sungai Batang Malalo sebenarnya sudah membesar sejak Minggu, namun kemarin karena kembali hujan, akhirnya terjadilah seperti itu," pungkasnya.

"Hanya satu rumah yang roboh, yang lain masih aman," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved