BERITA POPULER SUMBAR
3 Berita Populer Sumbar: Pelajar Diduga Keracunan MBG di Padang Panjang, 3 Terduga Teroris Ditangkap
Berikut ini berita Populer Sumbar yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.
Menurut Kombes Wedy, sepanjang September 2025 pihaknya berhasil menggagalkan sejumlah upaya peredaran narkotika berbagai jenis, mulai dari ganja, sabu-sabu, hingga pil ekstasi.
Tak hanya itu, pihaknya juga memusnahkan lebih dari 40 kilogram ganja dan 94,8 gram sabu-sabu hasil sitaan yang sudah mendapat penetapan eksekusi dari kejaksaan.
“Kami tegaskan, tidak ada ruang gerak bagi pemakai, pengedar, maupun bandar narkoba di wilayah hukum Sumatera Barat. Siapa pun yang mencoba bermain dengan barang haram ini, pasti akan berhadapan dengan kami,” tegas Kombes Wedy Mahadi.
Ia menjelaskan, dari tiga kasus yang diungkap pada bulan September, Ditresnarkoba Polda Sumbar mengamankan tujuh tersangka di beberapa lokasi berbeda, antara lain di Pasaman, Kota Padang, dan Payakumbuh.
Salah satu pengungkapan besar terjadi di wilayah Payakumbuh, di mana pelaku yang membawa 40 kilogram ganja sempat melakukan perlawanan dengan menabrak mobil petugas.
Namun, berkat kesigapan anggota dan bantuan masyarakat, pelaku berhasil diamankan tanpa korban jiwa.
“Dinamika di lapangan selalu ada, tapi kami siap mengantisipasi. Masyarakat juga banyak membantu kami dalam proses penyergapan. Ini bukti kedekatan dan kolaborasi yang baik antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya.
Kombes Wedy menyebut, banyak informasi awal kasus narkotika yang terungkap berkat laporan masyarakat dari Gerakan Kampung Bebas Narkoba, termasuk dukungan tokoh adat dan wali nagari di sejumlah daerah.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat, ninik mamak, dan lembaga adat yang mau berkomunikasi dengan kepolisian. Kolaborasi seperti inilah yang membuat pengawasan terhadap narkotika bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Selain melakukan penindakan, Polda Sumbar juga terus memperkuat langkah preventif dan edukatif, termasuk menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan masyarakat dan kampus.
Kombes Wedy berharap masyarakat Sumbar semakin sadar bahwa narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga masa depan generasi muda dan keharmonisan keluarga.
“Kami berharap semua pihak ikut menjaga Sumbar dari bahaya narkoba. Bersama masyarakat, kami siap terus perang melawan narkoba, apa pun bentuk dan jumlahnya,” tutupnya.
3.Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri menangkap empat orang terduga anggota Teroris ISIS (Ansharuh Daulah) di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).
Dari total empat terduga teroris itu tiga diamankan di Sumbar yakni dua di Padang dan satu orang di Pesisir Selatan.
Penegakan hukum ini berlangsung pada 3 dan 6 Oktober 2025. Keempat terduga teroris aktif menyebarkan propaganda dan provokasi untuk aksi teror melalui media sosial.
Penangkapan ini menjadi fokus utama Densus 88 dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal secara daring.
Juru Bicara Densus 88 AKBP Myandra Eka Wardhana membenarkan penangkapan empat terduga Teroris ISIS tersebut. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan yang beroperasi di dunia maya.
Dikutip dari keterangan resmi Densus 88 AT Polri, para terduga pelaku ini menjalankan peran spesifik dalam menyebarkan konten radikal.
RW diamankan di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (3/10/2025) pukul 12.58 WIB.
Kemudian terduga teroris inisial KM berperan aktif melakukan propaganda di media sosial, mengunggah gambar pistol di akun media sosial miliknya.
KM diamankan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (6/10/2025) pukul 17.01 WIB.
Selanjutnya, terduga teroris AY berperan aktif melakukan propaganda di media sosial, konten kreator tentang Daulah ISIS.
AY ditangkap di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (6/10/2025) pukul 18.00 WIB.
Lalu ada terduga teroris RR berperan aktif melakukan propaganda terkait Daulah/ISIS di media sosial, melakukan provokasi untuk melakukan aksi teror.
RR diringkus di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, Senin (6/10/2025) pukul 07.06 WIB.
Sejumlah barang bukti turut disita antara lain satu rompi warna hijau loreng, tiga lembar kertas print warna hitam bertuliskan logo ISIS, satu buku dengan latar belakang pimpinan ISIS berjudul “Kupas Tuntas Khilafah Islamiyyah”.
Kemudian satu 1 buku dengan latar belakang bendera Daulah berjudul “Melawan Penguasa” dan satu buku berjudul Al Qiyadah wal Jundiyah (berisi penegakan Daulah).
Masyarakat diimbau waspada terhadap setiap bentuk provokasi dan penyebaran propaganda di media sosial.
Radikalisasi di media sosial masih ada dan bahkan semakin massif.
Selain waspada terhadap diri sendiri, diharapkan turut serta melakukan pengawasan terhadap rekan, keluarga, terlebih khusus anak-anak yang rawan terpapar materi radikal.
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Teror Beruang di Pasbar, Penyebab Cuaca Panas dan Razia SPBU Sijunjung |
|
|---|
| 3 Berita Populer Sumbar: Tiga Penimbun Solar Subsidi Ditangkap hingga Gerakan 29 Ribu Pohon |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Tersedot ke PETI, Bahaya Rupiah Melemah dan Aksi Pencuri di Pasbar |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Kecewa Vonis Mati Wanda, Truk Tabrak Truk dan Kecelakaan di Payakumbuh |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pria Tewas Tergantung, Gunung Marapi Erupsi dan Inflasi Mei 3,91 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/12-pelajar-dari-3-sekolah-Kota-Padang-Panjang-dilarikan-ked.jpg)