Gunung Marapi Erupsi

Abu Erupsi Gunung Marapi Sumbar Kejutkan Warga Padang Panjang, Dikira Nyamuk Beterbangan

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi Sumbar muncul pada pukul 16.36 WIB, dimana mengarah ke Padang Panjang dan masyarakat ikut merasakan dampaknya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Warga (Riki Hamdi)
ABU VULKANIK MARAPI - Penampakan abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang turun dan menempel pada pakaian warga di Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (21/9/2025). Masyarakat, Riki Hamdi mengira awalnya nyamuk, ternyata abu dari erupsi Gunung Marapi. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG - Abu dari erupsi Gunung Marapi turun di Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kagetkan warga.

Dimana warga awalnya mengira nyamuk terbang, ternyara abu yang berasal dari erupsi Gunung Marapi.

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi Sumbar muncul pada pukul 16.36 WIB, dimana mengarah ke Padang Panjang dan masyarakat ikut merasakan dampaknya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh masyarakat di Kelurahan Nagalau, Riki Hamdi, saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Minggu (21/9/2025) malam.

Baca juga: Wako Fadly Amran Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Digelar PKDP Kota Padang

"Saya kaget, tadi saat pulang kerja sekitar pukul 17.00 WIB, dikira nyamuk kecil yang terbang. Namun, setelah dilihat ke arah baju sudah menghitam," kata Riki.

"Baju warna terang juga kan," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, abu dari erupsi Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) turun di beberapa kelurahan di Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Minggu (21/9/2025).

Diketahui Gunung Marapi Sumbar erupsi pada hari ini sekira pukul 13.28 WIB dan 16.36 WIB.

Untuk peristiwa erupsi pada pukul 16.36 WIB, abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi Sumbar turun di Padang Panjang.

Baca juga: Bawang Merah Turun Jadi Rp25 Ribu Sekilo di Pasar Sijunjung, Bawang Putih Stabil Rp35 Ribu

GUNUNG MARAPI ERUPSI- Gunung Marapi kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak, Minggu (21/9/2025) siang. Erupsi tercatat terjadi sekitar pukul 13.28 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.
GUNUNG MARAPI ERUPSI- Gunung Marapi kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak, Minggu (21/9/2025) siang. Erupsi tercatat terjadi sekitar pukul 13.28 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak. (Dokumentasi/PGA Bukittinggi)

Sejumlah warga di beberapa kelurahan di Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang ikut merasakan.

Masyarakat Kelurahan Ngalau, Riki Hamdi, mengatakan bahwa ia mengetahui turunnya abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi saat pulang dari tempat kerjanya.

"Tadi pas pulang kerja sekitar 16.30 WIB, pada pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB terlihat abu vulkanik yang berjatuhan," sebutnya.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Pasar Sijunjung Dijual Rp53 Ribu per Krat, Pedagang Sebut Masih Stabil

Ia menjelaskan, saat abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi berwarna putih, namun sesampainya di daratan berwarna kehitaman.

"Putih saat turun, pas sudah sampai di halaman berwarna hitam," jelasnya.

Riki menambahkan, beberapa kendaraan di daerahnya juga tertutup akibat abu vulkanik erupsi Marapi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved