Kantor Wali Nagari Disegel

Hari Pertama Pj Wali Nagari di Pasbar Bekerja Usai Sertijab, Staf dan Perangkat Kompak Tak Masuk

"Ini hari pertama saya masuk kantor setelah sertijab kemarin, namun rupanya staf dan perangkat nagari yang lain tidak ada yang masuk," ungkapnya.

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Dendi Hardiman
PENOLAKAN PJ WALI NAGARI- Pj Wali Nagari Ranah Pasisie Dendi Hardiman saat melayani masyarakat yang mengurus surat-surat di kantor nagari tersebut. Ia menyebut, kendati kondisi yang demikian, pelayanan masyarakat di Kantor Nagari Ranah Pasisie tetap berjalan. 

Kantor Wali Nagari Ranah Pasisie di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat kembali beroperasi setelah sempat disegel warga pada Kamis (21/8/2025).

Kendati demikian, Pj Wali Nagari Ranah Pasisie yang baru saja dilantik pada Kamis (21/8/2025) yakni Dendi Hardiman belum masuk kantor.

Pasalnya, ia menyebut bahwa dirinya belum serah terima jabatan (Sertijab) dengan Pj Wali Nagari yang lama.

"Belum, saya belum masuk kantor. Kemungkinan saya baru hari Senin depan ke kantor. Karena saya juga belum sertijab," ujarnya ketika dihubungi tribunpadang.com, Jumat (22/8/2025).

Ia menyebut, bahwa untuk jadwal Sertijab sendiri nantinya akan disesuaikan dengan jadwal kegiatan Camat Sasak Ranah Pasisie.

"Untuk jadwal tentu masih menunggu dari Buk Camat," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa pasca pergantian Pj Wali Nagari Ranah Pasisie terjadi aksi penolakan dari masyarakat yang mengatasnamakan tokoh adat dan pemuda. 

Dimana akibat aksi itu berujung pada penyegelan kantor, yang dari tuntutan warga akan dibuka setelah tuntutan mereka disikapi oleh Bupati Yulianto.

Terkait aksi itu, Dendi Hardiman menyebut dirinya tetap akan berkomunikasi baik dengan para tokoh tersebut dan masyarakat setempat guna mengklarifikasi informasi yang Simpang siur.

"Hari Senin insya Allah saya akan mulai menjajaki dan berkomunikasi, sehingga persoalan ini tidak berlarut-larut. Harapan kita tentu ini segera selesai, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan semestinya," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Nagari Ranah Pasisie Amri menyebut bahwa kendati segel kantor wali nagari tersebut telah dibuka dan aktifitas telah berjalan kembali, namun pihaknya tetap meneruskan tuntutannya kepada Bupati Yulianto.

"Walaupun demikian, kita tetap kirimkan surat kepada Bupati untuk kemudian Bupati mengambil sikap dan tindakan terkait persoalan ini," tandasnya.

Bupati Pasbar Tanggapi Terkait Aksi Penyegelan Kantor Wali Nagari Ranah Pasisie

AKUN MEDIA SOSIAL - Bupati Pasaman Barat Yulianto.  Sebagai wujud pelayanam publik dan penyampaian informasi secara cepat kepada masyarakat, Bupati Pasaman Barat Yulianto gunakan beberapa akun media sosial.
AKUN MEDIA SOSIAL - Bupati Pasaman Barat Yulianto. (Diskominfo Pasbar)

Baca juga: Pengendara Motor Mio Tewas Terlindas Truk di Bukittinggi: Patah Tangan, Punggung hingga Kaki

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menanggapi terkait viralnya video penyegelan Kantor Wali Nagari Ranah Pasisie, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang dilakukan masyarakat pada Kamis (21/8/2025) kemarin.

"Ya, kita melakukan mutasi itu untuk penyegaran di tubuh ASN (Aparatur Sipil Negara), tidak ada hal-hal lain di sana," kata Yulianto, ketika dihubungi TribunPadang.com pada Jumat (22/8/2025) pagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved