Anjing Gigit Warga

217 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Terjadi di Padang Pariaman Sepanjang 2025

Dari total 217 gigitan yang terjadi, empat ekor anjing dan kucing dinyatakan positif rabies sesuai dengan gejala klinis dan hasil pemeriksaan labor. 

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fuadi Zikri
SERANGAN HEWAN- Sebanyak 217 kasus gigitan anjing, kucing hingga kera terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga akhir Agustus 2025. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Sebanyak 217 kasus gigitan anjing, kucing hingga kera terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga akhir Agustus 2025.

Total dari 217 kasus gigitan tersebut, Kepala Bidang Dinaskeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengatakan tidak ada korban yang positif rabies.

Jumlah itu menurutnya mengalami peningkatan dari tahun lalu.

Berdasarkan dari data itu, pihaknya juga sudah melakukan pemetaan untuk langkah pencegahan.

Baca juga: Dosen UNP Berdayakan Masyarakat Dalko Agam Lewat Hilirisasi Sabun Herbal Kayu Manis

“Pemetaan sudah kami lakukan guna bisa memberikan vaksin rabies pada hewan,” ujarnya.

Total hingga saat ini sudah sebanyak 1.850 dosis vaksin yang diberikan pihaknya dari total jatah dosis 2.000 dosis.

Ia menilai jumlah dosis vaksin yang tersisa untuk Padang Pariaman masih belum mencukupi.

Mengingat jumlah gigitan yang terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Baca juga: Pratama Arhan Terciduk Gugat Cerai Azizah Salsha, Sidang Perdana Digelar Hari ini

ANJING RABIES: Kepala Bidang Dinaskeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengatakan, vaksinasi dilakukan setelah pihaknya menyisir lokasi tempat amukan anjing liar terjadi. Sebanyak 257 dosis vaksin dialokasikan dinas peternakan dan kesehatan hewan Padang Pariaman, pasca amukan anjing liar di 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.
ANJING RABIES: Kepala Bidang Dinaskeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengatakan, vaksinasi dilakukan setelah pihaknya menyisir lokasi tempat amukan anjing liar terjadi. Sebanyak 257 dosis vaksin dialokasikan dinas peternakan dan kesehatan hewan Padang Pariaman, pasca amukan anjing liar di 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)

“Untuk vaksin ini kami dapat dari provinsi, anggaran di dinas tidak ada. Jadi kalau habis, tentu tidak ada lagi dosis yang tersedia,” tuturnya.

Ia menerangkan dari total 217 gigitan yang terjadi, empat ekor anjing dan kucing dinyatakan positif rabies sesuai dengan gejala klinis dan hasil pemeriksaan labor. 

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 257 dosis vaksin dialokasikan dinas peternakan dan kesehatan hewan Padang Pariaman, pasca amukan anjing liar di 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Kepala Bidang Dinaskeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengatakan, vaksinasi dilakukan setelah pihaknya menyisir lokasi tempat amukan anjing liar terjadi.

“Penyisiran kami lakukan untuk memastikan estimasi populasi anjing, kucing dan kera di daerah itu,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Pengendara Motor di Bukittinggi Tewas Terlindas Truk Akibat Ban Motor Slip saat Hendak Mendahului

Melalui estimasi terebut, pihaknya mengalokasikan sebanyak 257 dosis vaksin pada anjing, kucing dan kera.

Pasca memberikan vaksinasi, sosialisasi untuk penanggulangan rabies juga langsung dilakukan oleh pihaknya sebagai langkah antisipasi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved