Berita Populer Padang

3 BERITA POPULER PADANG: UNP Minta Solusi Peluru Nyasar, Kecelakaan Sitinjau Lauik dan Perda Adat

DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Lembaga Adat 

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
PELURU NYASAR - Sebuah insiden mengerikan yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) menyisakan cerita mencekam dari para mahasiswa yang berada di lokasi kejadian. Peristiwa peluru nyasar yang tiba-tiba datang tersebut seketika mengubah suasana sore yang tenang menjadi penuh kepanikan massal, Selasa (2/6/2026). Pihak UNP meminta agar Kodam XX/TIB bisa memindahkan lokasi lapangan latihan menembak. 

Tidak lama setelah kejadian, tim medis segera datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

"Korban kemudian langsung dibawa dan dievakuasi menggunakan mobil ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif," tutur Fara.

Dampak Trauma dan Kekhawatiran Berulang

Dampak dari insiden ini tidak hanya menyisakan trauma bagi saksi mata, tetapi juga menimbulkan ketakutan massal bagi mahasiswa UNP lainnya.

Najla, seorang mahasiswa UNP, mengekspresikan kekhawatirannya bahwa peristiwa mengerikan seperti ini bisa saja terulang kembali di masa depan.

Rasa takut ini dinilai sangat beralasan mengingat halaman Gedung Rektorat merupakan salah satu pusat aktivitas ruang terbuka bagi para mahasiswa.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Solok Selatan Minta Pelaku Usaha Kooperatif

"Soalnya halaman rektorat ini sering sekali dikunjungi oleh mahasiswa, baik untuk sekadar diskusi kelompok, nongkrong, maupun berfoto-foto," kata Najla.

Aktivitas Kampus Mulai Sepi

Halaman ini juga biasanya menjadi spot favorit bagi mahasiswa yang baru saja menyelesaikan ujian Seminar Proposal (Sempro) maupun sidang komprehensif.

Ketakutan yang melanda civitas akademika ini pun berdampak langsung pada dinamika dan aktivitas harian di lingkungan kampus UNP.

Seorang mahasiswa lainnya bernama Tania, menyebutkan bahwa insiden peluru nyasar ini sukses membuat atmosfer halaman rektorat berubah drastis menjadi agak sepi.

Baca juga: Semen Padang FC Bentuk Manajemen Baru Jelang Liga 2, Suhatman Imam Ditunjuk Jadi Penasihat

Kondisi ini sangat berbanding terbalik jika dibandingkan dengan hari-hari biasa sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

Menurut Tania, penurunan jumlah mahasiswa yang beraktivitas di luar ruangan ini dipicu oleh kecemasan kolektif yang sedang melanda kampus.

"Mungkin karena kejadian kemarin, lalu banyak mahasiswa yang takut keluar dan khawatir menjadi korban peluru nyasar berikutnya," pungkas Tania.

2. Kecelakaan di Panorama 2 Sitinjau Lauik, Arus Lalu Lintas Padang-Solok Buka Tutup Malam Ini

Arus lalu lintas diberlakukan buka tutup di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu (6/6/2026) malam.

Informasi yang beredar di grup WhatsApp Sitinjau Lauik, arus buka tutup dipicu akibat adanya kendaraan yang mengalami kecelakaan di atas Panorama 2 dari arah Padang menuju Solok.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil boks berwarna hitam, tampak melintang di badan jalan. Kendaraan itu hancur di bagian depan sebelah kanan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved