Kecelakaan Beruntun di Padang

Warga Ungkap Penyebab Lain Kecelakaan di Padang Besi: Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Risiko kecelakaan diperparah banyaknya truk yang parkir sembarangan di sepanjang bahu jalan dan minimnya lampu penerangan jalan

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal

Jalan tersebut berbelok, selalu terjadi truk rem blong dari Indarung.

"Tapi yang terparah yang sebentar ini, melibatkan banyak kendaraan dan korban meninggal maupun luka-luka," tambahnya.

Respon Balai Pelaksanaan Jalan Nasional

Kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang di kawasan Jembatan Padang Besi, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, mulai mendapat respons dari pemerintah.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar memastikan akan membangun pembatas jalan di kawasan rawan kecelakaan tersebut.

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti masukan masyarakat terkait pembangunan pembatas jalan di lokasi yang kerap terjadi kecelakaan akibat kendaraan rem blong.

“Ya, nanti kita koordinasikan. Terkait masukan dari masyarakat pembagunan pembatasan jalan nanti coba kami cek kembali. Dan kalau bisa ditindaklanjuti dalam waktu dekat akan kita tindak lanjuti. Sementara nanti akan kita bangun pembatasan jalannya,” ujarnya.

Menurut Elsa, pembangunan pembatas jalan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meminimalisir dampak kecelakaan, terutama kendaraan berat yang mengalami rem blong saat melintasi turunan di kawasan Padang Besi.

Padang Besi adalah nama kelurahan di Kecamatan Lubuk Kilangan yang berada sekitar 7,2 km dari pusat Kota Padang.

Daerah ini selalu dilewati berbagai kendaraan karena menjadi penghubung menuju Kabupaten Solok. 

Jalan nasional ini menurun sejak dari jalur ekstrem Sitinjau Lauik. 

Hingga memasuki by pass, jalan dari arah Sitinjau Lauik menuju pusat kota Padang menurun termasuk di Padang Besi yang menjadi lokasi tabrakan maut. 

Respons serupa juga datang dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

Andre mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJN Sumbar terkait pembangunan pembatas jalan di lokasi rawan kecelakaan tersebut.

“Nanti kita akan berkoordinasi dengan balai jalan untuk pembangunan pembatasan jalan ini,” katanya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved