Polemik Parkir

Oknum Parkir Liar di Pantai Padang Diamankan, Minta Maaf dan Janji Tak Ulangi Perbuatannya

Di hadapan petugas, Boy bersikap kooperatif dan mengakui kesalahannya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Satpol PP Kota Padang
CEKCOK PARKIR- Pelaku dugaan parkir liar bernama Boy saat diamankan oleh petugas gabungan di kawasan Pantai Padang, Kota Padang, Senin (27/4/2026). Boy diamankan petugas setelah video cekcok dirinya dengan wisatawan viral di media sosial tentang masalah parkir. 

Satpol PP Kota Padang dan pihak terkait lainnya juga memastikan akan terus melakukan pengawasan rutin di sepanjang kawasan Pantai Padang.

Masyarakat diimbau untuk memarkirkan kendaraan di titik resmi serta segera melapor jika menemukan praktik pungutan liar.

Pengunjung dapat melaporkan kejadian serupa ke Posko Satgas Satpol PP di lokasi wisata atau melalui layanan darurat Padang Sigap 112 untuk penanganan cepat.

Parkir Kawasan Pantai Padang Hak Publik

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang menegaskan bahwa seluruh pengunjung berhak memanfaatkan fasilitas parkir di kawasan Pantai Padang (Taplau) tanpa kewajiban berbelanja di warung tertentu.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, menyusul viralnya video cekcok antara pengunjung dan terduga petugas parkir atau pemilik warung di kawasan tersebut.

“Kita dari Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Satpol PP akan melakukan tindakan. Yang di dalam video tersebut disinyalir bukan parkir resmi dari kita,” ujar Ances saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Ia menyebut, oknum dalam video diduga bertindak atas arahan pedagang di sekitar lokasi untuk mengatur kendaraan pengunjung yang tidak berbelanja. Menurutnya, praktik tersebut tidak patut dilakukan.

“Disinyalir ia disuruh oleh pedagang di sekitar sana untuk orang parkir yang tidak berbelanja, kan tidak patut. Padahal ini sudah disosialisasikan bahwa siapapun boleh parkir, belanja atau tidak. Itu jalan punya umum,” tegasnya.

Baca juga: Viral Pengunjung Cekcok di Pantai Padang, Dilarang Parkir Gara-gara Tak Belanja di Warung

Ances menambahkan, pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Satpol PP akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti melanggar, tindakan tegas akan diberikan kepada pihak terkait.

“Kalau itu terbukti tentu ada tindakan yang diberikan kepada pedagang,” katanya.

Terkait status lokasi parkir, Ances menjelaskan bahwa di kawasan Taplau memang terdapat titik parkir resmi yang ditandai dengan marka jalan.

Namun demikian, ia menegaskan tidak ada pihak yang berhak melarang masyarakat untuk parkir di kawasan umum.

“Ada yang resmi, yang ada marka itu resmi. Tapi tidak boleh diatur orang mau parkir di mana, terserah orang. Jangan dilarang-larang, karena itu kawasan wisata,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Ingatkan Bupati dan Wali Kota Berantas Pungli di Objek Wisata

CEKCOK PARKIR - Suasana parkir di kawasan Pantai Padang (Taplau), Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/4/2026). Lokasi ini menjadi sorotan setelah viral video cekcok antara pengunjung dan terduga pemilik warung terkait larangan parkir jika tidak berbelanja.
CEKCOK PARKIR - Suasana parkir di kawasan Pantai Padang (Taplau), Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/4/2026). Lokasi ini menjadi sorotan setelah viral video cekcok antara pengunjung dan terduga pemilik warung terkait larangan parkir jika tidak berbelanja. (TribunPadang.com/ist)

Vrial Cekcok Tukang Parkir

Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita terlibat cekcok dengan terduga petugas parkir atau pemilik warung di kawasan Pantai Padang viral di media sosial, Senin (27/4/2026).

Video yang diunggah akun @indahmutikomentar pada Minggu (26/4/2026) itu telah ditonton lebih dari 360 ribu kali dan menuai lebih dari 1,2 ribu komentar.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved