Polemik Parkir
Viral Pengunjung Cekcok di Pantai Padang, Dilarang Parkir Gara-gara Tak Belanja di Warung
Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita terlibat cekcok dengan terduga petugas parkir atau pemilik warung di kawasan Pantai Padang
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Video cekcok parkir di Taplau Padang viral, picu sorotan warganet
- Pengunjung dilarang parkir jika tak belanja di warung setempat
- Korban mengaku diminta pindah meski parkir di area umum
- Warganet ungkap dugaan pungli dan kejadian serupa di lokasi
- Dispar Padang turun tangan, siapkan langkah penertiban
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita terlibat cekcok dengan terduga petugas parkir atau pemilik warung di kawasan Pantai Padang (Taplau), Kota Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial, Senin (27/4/2026).
Video yang diunggah akun @indahmutikomentar pada hari Minggu (26/4/2026) itu telah ditonton lebih dari 360 ribu kali dan menuai lebih dari 1,2 ribu komentar.
Dalam kolom komentar, sejumlah warganet juga mengeluhkan persoalan serupa, mulai dari dugaan pungutan liar hingga sikap pengamen yang dinilai kurang ramah.
Salah satu komentar datang dari akun @dmyr07 yang menyebut persoalan pungli dan pengamen kasar masih kerap ditemui di Kota Padang.
Sementara itu, akun @eti_wrn mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat membawa rombongan ke kawasan Taplau.
Baca juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Ingatkan Bupati dan Wali Kota Berantas Pungli di Objek Wisata
Ia menyebut rombongannya diminta berbelanja di warung setempat jika ingin parkir, sehingga akhirnya membatalkan kunjungan.
Korban dalam video, Indah, mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama keluarga hendak mengajak anak bermain di kawasan Pantai Padang.
“Kami mau membawa anak kami bermain di tempat yang agak jauh dari warung itu. Saat itu parkiran sudah penuh, jadi kami parkir di depan warung. Tapi pemilik warung bilang kalau mau parkir di situ harus belanja di tempatnya,” ujar Indah saat dikonfirmasi.
Ia mengaku sempat menyampaikan akan berbelanja setelah selesai bermain. Namun, permintaan tersebut tidak diterima, bahkan diminta memindahkan kendaraan.
“Kami disuruh pindah dengan cara yang tidak sopan. Padahal ini tempat wisata umum. Seolah-olah seperti milik pribadi, padahal kami tetap bayar parkir,” tambahnya.
Baca juga: Sebut Nama Rama dan Zul, Ayah Pengamen Tewas Orasi di Satpol PP Padang: Mana Pembunuh Karim?
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menegaskan pihaknya tidak mentolerir tindakan yang mengganggu kenyamanan pengunjung dan merusak citra pariwisata.
Menurutnya, para pedagang di kawasan tersebut telah diberikan izin berjualan dengan syarat tidak mengganggu ketertiban umum.
“Kalau melihat kejadian ini, sudah masuk kategori gangguan ketertiban umum karena melarang orang parkir di tempat umum. Ini jelas tidak dibenarkan,” tegas Yudi saat dikonfirmasi.
Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindaklanjuti kasus tersebut, termasuk kemungkinan penertiban terhadap pedagang yang bersangkutan.
“Ini menjadi perhatian serius kami. Tindakan seperti ini bukan hanya merugikan satu pihak, tapi juga merugikan citra pariwisata Kota Padang secara keseluruhan,” ujarnya.
tukang parkir liar
Tukang Parkir
Eksklusif
Multiangle
viral
ViralLokal
Pantai Padang
Dinas Pariwisata
Dinas Pariwisata Kota Padang
| Kecelakaan di Padang Pariaman Pagi Ini, Satu Unit Mobil Dilaporkan Terbalik |
|
|---|
| Waspada Gelombang Tinggi Perairan Sumbar Capai 4 Meter, BMKG Beri Peringatan Dini untuk Pelayaran |
|
|---|
| Simulasi Gempa dan Tsunami di Padang Digelar, 32 Sirine EWS Diuji Serentak |
|
|---|
| Lagi, Bocah 5 Tahun Tewas di Tambak Udang Padang Pariaman, Walhi Sumbar Desak Audit dan Penutupan |
|
|---|
| Jemaah Haji Bengkulu Berangkat dari BIM Sumbar ke Madinah, Penerbangan Lebih Cepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/CEKCOK-PARKIR-SuasanadLdekcok-antara-d.jpg)