Pengamen Meninggal di Padang
Demo Kematian Pengamen Karim di Padang Memanas, Massa Bakar Ban di Kantor Dinsos
Suasana di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang mendadak mencekam pada Senin (27/4/2026) sore.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Hingga memasuki tanggal 27 April 2026, atau tepat satu bulan lebih sejak kejadian, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian pengamen Karim.
Ketiadaan transparansi ini membuat massa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Karim turun ke jalan. Mereka menilai ada upaya menutupi fakta sebenarnya di balik kematian pengamen Karim.
Baca juga: 3 Kloter Embarkasi Padang Dipimpin Petugas Haji Perempuan, Layani Jemaah Lansia Secara Humanis
Massa menuntut polisi segera memeriksa oknum petugas yang terlibat dalam penangkapan tanggal 23 Maret tersebut.
Aksi yang berlangsung di depan Kantor Satpol PP Padang Senin (27/4/2026) kelanjutan respons warga atas lambannya proses hukum terhadap kematian pengamen Karim. (*)
Pengamen Meninggal di Padang
Pengamen di Pasar Raya Padang
Pengamen
pengamen tewas di Padang
Karim
Dinas Sosial
Dinas Sosial Padang
| Direktur RSJ HB Saanin Padang Akui Dokter Amel dan Riska Tangani Pengamen Karim Sebelum Meninggal |
|
|---|
| RSJ HB Saanin Padang Janji Serahkan Rekam Medis Pengamen Karim 7 Hari Lagi, Berupa Hard Copy |
|
|---|
| Massa Peduli Karim Sampaikan 8 Tuntutan ke RSJ HB Saanin Padang, Minta Audit Medis Dibuka |
|
|---|
| Massa Desak RSJ HB Saanin Padang Hadirkan Dokter Amel dan Riska Terkait Kasus Kematian Karim |
|
|---|
| Diskusi Memanas di RSJ HB Saanin Padang, Massa Minta Rekam Medis Pengamen Karim yang Disebut ODGJ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Puluhan-massa-yang-tergabung-dalam-Aliansi-Mahasiswa-drasa-besar-bd.jpg)