Pengamen Meninggal di Padang
Demo Kematian Pengamen Karim di Padang Memanas, Massa Bakar Ban di Kantor Dinsos
Suasana di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang mendadak mencekam pada Senin (27/4/2026) sore.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Tak hanya itu, di lokasi terlihat mobil Raisa milik kepolisian sudah berada di dalam Kantor Satpol PP.
Selain itu, juga ada ambulance, kendaraan pengangkut petugas hingga kendaraan milik Satpol PP lainnya.
Untuk diketahui, aksi ini bertujuan untuk menuntut keadilan terhadap almarhum Karim, seorang pengamen yang meninggal dunia usai diamankan Satpol PP pada 23 Maret 2026 lalu.
Hingga kini, kasusnya belum menemukan titik terang, hingga sebulan pasca kematian pengamen tersebut.
Baca juga: BBM Naik, Gubernur Mahyeldi Harap Harga Bahan Pokok di Sumbar Tetap Stabil Jelang Idul Adha
Sampai berita ini ditayangkan, massa belum kunjung mendatangi titik awal aksi, yakni Kantor Satpol PP Padang.
Bahkan, sejumlah awak media juga terlihat sudah bersiap-siap di lokasi, menantikan jalannya aksi.
Kematian Karim
Kasus yang memicu kemarahan keluarga ini bermula pada 23 Maret 2026, saat petugas mengamankan Karim (32) di kawasan Pasar Raya Padang.
Karim, yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen, dibawa menggunakan mobil operasional menuju Kantor Satpol PP Padang untuk menjalani proses pendataan.
Namun, proses penertiban tersebut berubah menjadi duka mendalam bagi pihak keluarga hanya dalam waktu singkat.
Setelah diamankan di Kantor Satpol PP Padang, petugas mengirim Karim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang pada hari yang sama.
Petugas beralasan bahwa pria berusia 32 tahun tersebut menunjukkan indikasi gangguan jiwa, meski keluarga menegaskan bahwa Karim dalam kondisi sehat secara mental sebelum ditangkap.
Baca juga: Daftar Harga Sembako di Padang Panjang April 2026, Daging Sapi Tembus Rp 153 Ribu per Kg
Rentetan peristiwa menjadi semakin gelap ketika pada 25 Maret 2026, pihak rumah sakit menyatakan Karim meninggal dunia.
Keluarga yang menjemput jenazah menemukan kondisi fisik yang tidak wajar pada tubuh korban.
Terdapat sejumlah luka lebam di bagian wajah dan tubuh yang memicu dugaan adanya kekerasan selama proses pengamanan di Kantor Satpol PP Padang.
LBH Padang yang mendampingi kasus ini mengungkapkan fakta bahwa hasil otopsi menunjukkan adanya perdarahan otak yang sangat parah.
Pengamen Meninggal di Padang
Pengamen di Pasar Raya Padang
Pengamen
pengamen tewas di Padang
Karim
Dinas Sosial
Dinas Sosial Padang
| Direktur RSJ HB Saanin Padang Akui Dokter Amel dan Riska Tangani Pengamen Karim Sebelum Meninggal |
|
|---|
| RSJ HB Saanin Padang Janji Serahkan Rekam Medis Pengamen Karim 7 Hari Lagi, Berupa Hard Copy |
|
|---|
| Massa Peduli Karim Sampaikan 8 Tuntutan ke RSJ HB Saanin Padang, Minta Audit Medis Dibuka |
|
|---|
| Massa Desak RSJ HB Saanin Padang Hadirkan Dokter Amel dan Riska Terkait Kasus Kematian Karim |
|
|---|
| Diskusi Memanas di RSJ HB Saanin Padang, Massa Minta Rekam Medis Pengamen Karim yang Disebut ODGJ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Puluhan-massa-yang-tergabung-dalam-Aliansi-Mahasiswa-drasa-besar-bd.jpg)