Dugaan Malpraktik

Keluarga Bayi Alceo Datangi Polda Sumbar, Laporkan Dugaan Kelalaian Medis RSUP M Djamil Padang

Kedatangan mereka bertujuan melaporkan dugaan kelalaian medis RSUP M Djamil Padang yang mengakibatkan putra mereka meninggal dunia.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
KASUS BAYI MENINGGAL - Keluarga Alceo Hanan Flantika terlihat mendatangi Polda Sumbar pada Kamis (23/4/2026). Kedatangan pihak keluarga untuk menempuh jalur hukum kasus kematian anaknya yang diduga ada kelalaian pelayanan di RSUP M Djamil. 

Ringkasan Berita:
  • Keluarga Alceo datangi Polda Sumbar, laporkan dugaan kelalaian medis
  • Bayi 14 bulan itu dirawat akibat luka bakar sebelum meninggal
  • Orang tua datang tanpa kuasa hukum, langsung ke SPKT
  • Polisi arahkan keluarga ke Ditreskrimum untuk pemeriksaan
  • Keterangan masih berlangsung, kasus ini jadi sorotan publi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Orang tua Alceo Hanan Flantika mendatangi ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumbar, Kamis (23/4/2026) siang.

Kedatangan mereka bertujuan melaporkan dugaan kelalaian medis RSUP M Djamil Padang yang mengakibatkan putra mereka meninggal dunia.

Pantauan TribunPadang.com di lapangan, terlihat ayah dan ibu Alceo mendatangi ruangan SPKT Polda Sumbar sekira pukul 13:43 WIB.

Kedatangan pihak keluarga Alceo, merupakan kelanjutan dari kasus anaknya yang diduga meninggal dunia akibat kelalaian medis saat menjalani perawatan luka bakar di RSUP M Djamil Padang.

Untuk diketahui, Alceo merupakan bayi berusia 14 bulan, anak dari pasangan Doris Flantika dan Nuri Khairima.

Baca juga: 3 Laga Tanpa Gol, Imran Nahumarury Terapkan Hukuman di Latihan demi Asah Ketajaman Semen Padang FC

Ia sempat dirawat kurang lebih sepekan di RSUP M Djamil Padang usai mengalami luka bakar akibat terkena air panas sejak Kamis (26/3/2026) lalu.

Di Polda Sumbar, ayah Alceo bernama Doris terlihat mengenakan baju kaos pitih dengan motif cokelat di bahunya.

Sementara ibu Alceo bernama Nuri menggunakan rok putih dengan baju dan jilbab pink.

Mereka terlihat hanya datang berdua, tanpa didampingi kuasa kuasa. Setelah masuk ke ruangan SPKT, keluarga Alceo terlihat menuju ke ruangan Ditreskrimum Ditreskrim Polda Sumbar.

Pasangan suami itu tampak diiringi oleh petugas kepolisian dari Polda Sumbar. Sementara, awak media juga ramai di lokasi untuk mengawal kasus tersebut.

Sejak masuk ke ruangan Ditreskrimum pukul 13:58 WIB, ayah dan ibu Alceo masih memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: BNPB Tinjau Sepablock Semen Padang untuk Huntap, Soroti Produksi dan Distribusi

Tuduh Karyawan RSUP Jadi Buzzer

Pihak keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika menuding manajemen RSUP M Djamil Padang mengerahkan karyawan untuk menjadi buzzer di media sosial.

Keluarga mengklaim mendapatkan informasi pengerahan massa tersebut dari internal rumah sakit guna mengimbangi pemberitaan kasus kematian bayi Alceo.

Pernyataan itu disampaikan, setelah pihak keluarga mengklaim masifnya pemberitaan tandingan perihal kasus Alceo.

Untuk diketahui, Alceo merupakan bayi berusia 14 bulan dari pasangan Doris Flantika dan Nuri Khairima.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved