Orang Tenggelam di Padang

Radius Pencarian 2 Bocah Hanyut di Padang Diperluas, Tim SAR: Pencarian Hari Kelima Masih Nihil

"Pencarian kita lakukan hari ini hingga 24 Nm, dan terus meningkat setiap harinya. Besok ditingkatkan lagi hingga 30 Nm," terang Tri.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
PENCARIAN KORBAN HILANG- Danru Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, memberikan keterangan usai pencarian hari kelima berakhir di kawasan Pantai Ujung Karang, Kota Padang, Rabu (22/4/2026). Tri sebut pencarian hari kelima masih nihil, bahkan sudah dibantu kapal nelayan. 

Ringkasan Berita:
  • Update pencarian dua orang bocah yang hanyut terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Padang.
  • Pencarian sudah memasuki hari keempat dengan hasil nihil.
  • Petugas terus berupaya melakukan pecarian secara bersama-sama.
  • Proses pencarian juga dibantu nelayan setempat.
  • Pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (23/4/2026).

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pencarian hari kelima korban hanyut di kawasan pantai belakang kampus Universitas Bung Hatta (UBH), Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, masih belum ditemukan, Rabu (22/4/2026).

Pencarian terhadap korban bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9) juga dibantu nelayan setempat. Namun, korban belum kunjung ditemukan.

Proses pencarian akhirnya kembali dihentikan sementara waktu, petugas gabungan akan kembali beristirahat untuk melanjutkan pencarian di hari berikutnya.

Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, mengatakan pencarian hari ini belum membuahkan hasil atau nihil.

Baca juga: Pencarian Rasyid dan Zafran di Padang Nihil, Warga Duga Korban Hanyut Tersangkut Kayu Sisa Banjir

"Pencarian anak yang hilang, pada hari kelima belum maksimal, hasil nihil, belum ditemukan," ucapnya saat memberikan keterangan di lokasi.

Kata dia, pencarian di hari kelima masih menggunakan lima perahu karet milik tim gabungan, mulai dari Basarnas, Brimob, Damkar dan lain sebagainya.

Di lapangan, pencarian juga dibantu oleh kapal nelayan sebanyak dua unit untuk menyisir area terakhir korban hanyut.

"Kita masih menggunakan lima perahu karet milik tim gabungan, dan dibantu oleh dua kapal nelayan setempat. Untuk penyisiran ke arah selatan dan utara dari titik lokasi terakhir," ujarnya.

Baca juga: Tak Kunjung Ditemukan, Tim Gabungan Kerahkan Penyelam Cari 2 Bocah Tenggelam di Padang

Pada hari kelima pencarian, tim gabungan telah meningkatkan luas area hingga 24 Nautical Mile/Nm.

Akan tetapi, upaya tim di lapangan belum menemukan tanda-tanda korban hingga pencarian hari kelima.

"Pencarian kita lakukan hari ini hingga 24 Nm, dan terus meningkat setiap harinya. Besok ditingkatkan lagi hingga 30 Nm," terang Tri.

Untuk itu, pencarian pada hari keenam dilanjutkan esok yakni Kamis (23/4/2026). Pencarian dimulai pukul 07.30 WIB.

"Besok akan kita lanjutkan pencarian dan menyiapkan alutsista untuk menyusuri area terakhir hingga 30 Nm," tambahnya.

Korban Diduga Tersangkut Kayu Sisa Banjir

PENCARIAN ORANG HILANG - Warga, Jon Lewer, memberikan keterangan di Pantai Ujung Karang, belakang kampus UBH, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (22/4/2026). Jon menduga dua korban tersangkut di material kayu sisa banjir yang ada di dalam laut.
PENCARIAN ORANG HILANG - Warga, Jon Lewer, memberikan keterangan di Pantai Ujung Karang, belakang kampus UBH, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (22/4/2026). Jon menduga dua korban tersangkut di material kayu sisa banjir yang ada di dalam laut. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Lokasi dua bocah yang hanyut terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, dipenuhi material kayu yang terbawa banjir bandang, Rabu (22/4/2026).

Hal itu disampaikan oleh warga sekitar, Jon Lawer, saat ditemui TribunPadang.com di lokasi pencarian dua korban hanyut terseret ombak.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved