Orang Tenggelam di Padang

Kendala Pencarian 2 Bocah Digulung Ombak di Padang: Cuaca Kurang Bersahabat dan Angin Kencang

Tri Desyu menyebut petugas gabungan mengalami beberapa kendala pada pencrian hari keempat, yaitu cuaca yang kurang bersahabat hingga angin kencang.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PENCARIAN ANAK TENGGELAM- Petugas gabungan menaiki perahu karet dalam rangka melakukan penyisiran di lokasi dua orang bocah hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (21/4/2026). 

Namun usaha tersebut gagal akibat kuatnya ombak.

“Saya lihat Naufal sempat menarik temannya yang hanyut, tapi karena ombak besar, pegangannya terlepas. Akhirnya mereka terpisah, satu ke arah pantai, satu lagi ke arah laut,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Mayang langsung berupaya mencari pertolongan. 

Ia berlari menuju arah kampus dan meminta bantuan kepada petugas keamanan yang ditemuinya.

“Saya sempat ke kampus, ketemu satpam yang sedang makan, lalu dia langsung meninggalkan makanannya dan menuju ke pantai,” katanya.

Baca juga: Breaking News 2 Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belakang Kampus Bung Hatta

Pinjam Ban Bekas untuk Evakuasi

Tak berhenti di situ, Mayang juga berusaha mencari alat bantu untuk evakuasi. 

Ia menuju kawasan pintu muara dan meminta bantuan nelayan yang baru pulang melaut untuk meminjam pelampung dari ban bekas.

Namun saat kembali ke lokasi, para korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan air.

“Waktu saya kembali, anak-anak yang hanyut sudah tidak nampak. Teman-temannya juga sudah tidak ada di lokasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelumnya dirinya bersama beberapa warga juga sempat berinisiatif melakukan penyelamatan.

Bahkan ada dua pemuda yang mencoba menuju ke tengah laut, namun terhambat karena kondisi karang yang melukai kaki.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.49 WIB. 

Saat itu, menurut Mayang, kondisi pantai relatif sepi dan tidak ada pengawasan.

“Saya sebenarnya sudah heran melihat mereka berenang di sana. Saya sempat melarang dan menyuruh mereka naik, tapi tidak dihiraukan. Tidak lama setelah itu, mereka hanyut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa dua anak yang dilaporkan tenggelam masing-masing bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Kelurahan Gunung Pangilun.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved