Berita Populer Padang
3 Berita Populer Padang: IRT Dibakar Anak Angkat, Kasus Campak Naik dan Terminal Anak Air Sepi
“Orang-orang langsung terkejut. Saya juga terkejut karena api cepat membesar di dalam rumah. Banyak orang berteriak dan berlari menjauh,” katanya.
Sejumlah calon penumpang terlihat menunggu keberangkatan bus, sementara beberapa sopir dan karyawan loket masih beraktivitas.
Namun, di bagian rumah yang menjadi lokasi pembakaran terlihat bekas kebakaran dengan tembok yang menghitam.
Area yang terbakar tidak terlalu luas, namun beberapa perabotan seperti meja dan karpet yang sempat terpapar api masih berada di tempat kejadian perkara.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran di Andalas Padang, Sherly Dengar Bunyi Letusan dan Api Bakar Meteran Listrik
Salah seorang saksi berinisial R (20) yang juga merupakan cucu angkat korban menceritakan detik-detik kejadian tersebut.
Ia mengatakan, saat kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, dirinya sedang berada di depan rumah untuk melayani calon penumpang bus.
“Waktu kejadian pembakaran kemarin sekitar pukul 15.00 WIB saya sedang berada di depan rumah menjadi agen bus. Saat itu kondisinya sedang ramai orang yang akan naik bus,” katanya.
Menurutnya, korban saat itu berada di ruang tamu sendirian sambil menonton televisi. Namun, tak lama kemudian pelaku datang dan langsung melakukan aksinya.
Baca juga: Waspada Kebakaran Saat Libur Lebaran, Catat Daftar Kontak Damkar dan Tips Aman Tinggalkan Rumah
“Saat itu korban sedang di ruang tamu menonton TV sendirian. Tiba-tiba tanpa berkata apa-apa pelaku langsung menyiram nenek menggunakan bensin, lalu menyulut api hingga nenek terbakar,” ujarnya.
Menurut R, bensin tersebut dibeli oleh dirinya karena beberapa hari sebelumnya minta tolong dibelikan bensin ketengan, namun R tidak mengetahui peruntukan bensin itu, ia mengira bahwa bensin akan digunakan untuk mengisi minyak sepeda motor.
Api yang menyambar tubuh korban dengan cepat membesar sehingga membuat orang-orang di sekitar lokasi panik.
“Orang-orang langsung terkejut. Saya juga terkejut karena api cepat membesar di dalam rumah. Banyak orang berteriak dan berlari menjauh,” katanya.
Baca juga: Waspada Rumah Kosong Saat Mudik Lebaran 2026, Polresta Padang Bagikan 6 Tips Aman
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung keluar dari rumah. R kemudian berusaha menolong korban dengan terlebih dahulu mematikan aliran listrik di rumah tersebut.
“Hal pertama yang saya lakukan mematikan aliran listrik karena takut kenapa-kenapa. Saat itu korban sudah berguling-guling berusaha memadamkan api di tubuhnya,” ujarnya.
Tidak lama kemudian, suami korban datang dan membantu memadamkan api dengan membawa korban ke kamar mandi.
“Mereka langsung menuju kamar mandi untuk memadamkan api. Saya juga mengambil air dari kamar mandi samping yang biasa digunakan penumpang untuk menyiram api,” katanya.
BERITA POPULER PADANG
populer Padang
Populer Padang hari ini
ombudsman Sumbar
Kasus Campak di Padang
kasus campak
Campak
imunisasi campak
Penyakit Campak
Terminal Anak Air Padang
Terminal Anak Air
Lebaran 2026
| 3 Berita Populer Padang: Orang Tua Alceo Kirim Surat ke Presiden hingga Penangkapan Pelaku Curanmor |
|
|---|
| 4 Berita Populer Padang: Demo Kematian Karim, Cekcok Pengunjung dengan Juru Parkir hingga Harga Emas |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang: Warga Minta Plang Larangan di Lokasi 2 Bocah Tenggelam dan Simulasi Tsunami |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Keluarga Bayi Alceo ke Polda, Pencarian Bocah Hanyut dan Kebakaran Gudang |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Pencarian Bocah Hanyut Nihil, Mengubah Limbah Plastik dan Truk Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/panganiayaan-di-air-tawar-barat-oke-1332026.jpg)