Berita Populer Padang

3 Berita Populer Padang: IRT Dibakar Anak Angkat, Kasus Campak Naik dan Terminal Anak Air Sepi

“Orang-orang langsung terkejut. Saya juga terkejut karena api cepat membesar di dalam rumah. Banyak orang berteriak dan berlari menjauh,” katanya.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
KASUS PENGANIAYAAN- Lokasi penganiayaan yang terjadi di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (13/3/2026). Korban awalnya dibawa ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang. Namun karena kondisi luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Setelah api berhasil dipadamkan, R masuk ke dalam rumah untuk melihat kondisi korban yang sudah mengalami luka bakar cukup parah.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Meradang, Tegaskan Surat Pelantikan Komisioner KPID Sumbar Tanpa Seizinnya

Melihat kondisi tersebut, ia kemudian meminta bantuan sopir taksi online yang baru saja mengantar penumpang ke loket bus untuk membawa korban ke rumah sakit.

“Saya minta tolong ke sopir taksi online yang baru saja mengantar orang ke loket apakah bisa membantu mengantar korban ke rumah sakit, dan sopir itu bersedia,” ujarnya.

Korban awalnya dibawa ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang. Namun karena kondisi luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kalau dilihat kondisinya sepertinya korban mengalami luka bakar sekitar 70 hingga 90 persen. Tadi saya juga sudah menengok ke rumah sakit, korban baru akan menjalani operasi,” katanya.

Tak lama setelah kejadian, petugas Pemadam Kebakaran dan kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pengecekan di rumah yang sempat terbakar.

Diduga Sakit Hati Akibat Ucapan Korban

PENGANIAYAAN BERAT- Petugas kepolisian saat berada di lokasi kejadian penganiayaan berat di sebuah kantor perusahaan otobus, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis (12/3/2026). Seorang perempuan bernama AY (50) mengalami luka bakar hingga 90 dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan intensif.
PENGANIAYAAN BERAT- Petugas kepolisian saat berada di lokasi kejadian penganiayaan berat di sebuah kantor perusahaan otobus, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis (12/3/2026). Seorang perempuan bernama AY (50) mengalami luka bakar hingga 90 dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan intensif. (Dokumentasi/Polsek Padang Utara)

Seorang perempuan paruh baya berusia 50 tahun menjadi korban penganiayaan berat setelah disiram bahan bakar jenis pertalite lalu dibakar oleh seorang pria di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (12/3/2026).

Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, tepatnya di kantor PT Lubuk Basung Ekspres.

"Korban diketahui berinisial AY (50), seorang ibu rumah tangga asal Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan," kata Yuliadi.

"Sementara itu, terduga pelaku adalah IK (36) yang diketahui bekerja sebagai agen dan berdomisili di lokasi yang sama dengan tempat kejadian perkara," tambahnya.

Menurut Yuliadi kejadian bermula saat terduga pelaku diduga sakit hati terhadap ucapan korban yang merupakan ibu angkatnya.

Pelaku kemudian mengambil botol air mineral yang berisi bahan bakar pertalite, lalu menyiramkannya ke tubuh korban.

"Setelah itu, pelaku menyulut api sehingga menyebabkan tubuh korban terbakar," ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah saksi yang berada di lokasi langsung berupaya memadamkan api yang membakar tubuh korban.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved