Kekeringan di Padang

Empat Bulan Kekeringan, Warga Kuranji Padang Bergantung pada Bantuan dan Air Hujan

"Tanah sudah benar-benar kering. Kalaupun ada air dari bantuan, datangnya tidak tentu jam berapa," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
KRISIS AIR BERSIH- Warga terdampak kekeringan sedang menunggu kedatangan mobil yang menyalurkan air bersih di RT01/RW 01, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (12/3/2026). Terkadang air bersih datang di pagi hari, namun tak jarang pula baru tiba saat hari sudah gelap. Kondisi ini memaksa warga untuk menunggu di rumah agar tidak ketinggalan. 

Ada rasa tidak nyaman yang menyertai saat air hujan digunakan untuk keperluan mandi.

Baca juga: Satu Ameh Tembus Rp6,4 Juta, Harga Emas Perhiasan Pasar Raya Padang Rp2,56 Juta per Gram

"Kalau mandi pakai air hujan, rasanya lain di kulit. Terasa licin dan tidak bersih-bersih," kata Santi sambil merapikan jerikennya.

Meski terasa kurang nyaman, ia tak punya pilihan lain saat stok air bersih di rumahnya benar-benar habis.

Kondisi di RT 01/RW 01 ini mencerminkan betapa rentannya ketahanan air masyarakat di pinggiran kota saat musim kemarau panjang melanda.

Meski bantuan air sesekali datang, hal tersebut dinilai hanya menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh akar permasalahan.

Pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa tanah di pekarangan warga sudah mengeras dan retak-retak.

Warga berharap ada solusi permanen dari pemerintah setempat, baik melalui perbaikan jaringan pipa air minum maupun pembuatan sumur bor yang lebih dalam.

Baca juga: Ombudsman Sumbar Minta Polisi Sebarkan Call Center Pengaduan dan Ambulans Selama Arus Mudik

Ketergantungan pada truk tangki dianggap tidak efisien karena volumenya yang terbatas dan jadwalnya yang sering meleset.

Kekeringan yang telah memasuki bulan keempat ini juga mulai berdampak pada sisi psikologis warga.

Kelelahan karena harus mengantre dan membawa beban air yang berat setiap hari mulai dirasakan oleh para ibu rumah tangga yang menjadi garda terdepan dalam urusan domestik.

"Kami hanya ingin air mengalir lancar lagi. Capek kalau setiap hari harus begini, menunggu dan terus menunggu," keluh Mariani sembari menatap ke arah jalan, berharap truk tangki air segera muncul di tikungan.(TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved