Berita Populer Padang

3 BERITA POPULER PADANG: 10 Huntap Diresmikan, Retret Pelajar Budha dan Harga Emas Turun

memasuki pekan kedua bulan Maret 2026, fluktuasi harga emas di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, mulai menunjukkan tren pergerakan yang dinamis.

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemko Padang
HUNIAN TETAP - Walikota Padang, Fadly Amran saat menghadiri peresmian hunian tetap bagi korban banjir bandang di kawasan Batu Busuk, Selasa (10/3/2026). Sebanyak 10 rumah hunian tetap bantuan dari Pemko Padang dan Kadin diresmikan untuk korban banjir bandang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dirangkum dalam berita populer Padang setelah tayang di TribunPadang.com dalam 24 jam,

Pertama, sebanyak 10 unit Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Kampung Tangguh Kadin dibangun di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Hunian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta berbagai pihak dari kalangan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya.

Kedua, memasuki pekan kedua bulan Maret 2026, fluktuasi harga emas di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, mulai menunjukkan tren pergerakan yang dinamis.

Bagi masyarakat Minangkabau, emas bukan sekadar perhiasan, melainkan instrumen investasi utama yang kerap diburu, terutama mendekati momen Hari Raya Idul Fitri.

Ketiga, memasuki pekan kedua bulan Maret 2026, fluktuasi harga emas di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, mulai menunjukkan tren pergerakan yang dinamis.

Bagi masyarakat Minangkabau, emas bukan sekadar perhiasan, melainkan instrumen investasi utama yang kerap diburu, terutama mendekati momen Hari Raya Idul Fitri.

Baca lebih lengkap berikut ini:

1. Wali Kota Padang Resmikan 10 Huntap Korban Bencana Batu Busuk, Kadin Indonesia Beri Dukungan Penuh

Sebanyak 10 unit Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Kampung Tangguh Kadin dibangun di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Hunian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta berbagai pihak dari kalangan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, kehadiran hunian tetap tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap menjadi salah satu langkah penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

“Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Kadin Indonesia dan seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi membangun hunian tetap ini. Kehadiran huntap ini tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan layak,” kata Fadly Amran, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Bedah Buku “Mitigasi Kultural”, Ajak Masyarakat Hidup Selaras dengan Alam untuk Hadapi Bencana

Ia menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor dapat menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan kembali fasilitas yang rusak serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved