Kota Padang

Viral Pengendara Motor Bersitegang dengan Sopir Trans Padang, PSM Beri Teguran Keras ke Operator

Direktur Utama PSM, Alvino Marta mengatakan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada operator Trans Padang terkait insiden tersebut.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Tangkapan Layar
TRANS PADANG- Bus Trans Padang Koridor III rute RTH Imam Bonjol–Pusat Pemerintahan Air Pacah melintas di kawasan Kota Padang. Insiden dugaan sepeda motor tersenggol bus Trans Padang di Simpang Tinju, Gunung Pangilun, Minggu (9/3/2026) sempat viral di media sosial dan mendapat tanggapan dari pengelola Trans Padang. 

Ringkasan Berita:
  • Viral video pertengkaran seorang pengendara sepeda motor dengan sopir bus Trans Padang.
  • Insiden itu disebut terjadi di kawasan Simpang Tinju, Gunung Pangilun, Kota Padang, Minggu (9/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
  • Menurut keterangan pelapor, dirinya sempat terjepit bersama sepeda motornya sebelum akhirnya dibantu oleh warga sekitar untuk bangkit.
  • Direktur Utama PSM, Alvino Marta mengatakan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada operator.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sebuah video yang memperlihatkan pertengkaran antara seorang pengendara sepeda motor dengan sopir bus Trans Padang viral di media sosial beberapa waktu terakhir.

Dalam video tersebut terlihat seorang wanita yang merupakan pengendara sepeda motor memarahi sopir bus Trans Padang di tengah jalan.

Insiden itu disebut terjadi di kawasan Simpang Tinju, Gunung Pangilun, Kota Padang, Minggu (9/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang beredar bersama video tersebut, peristiwa bermula saat pengendara motor sedang berhenti di lampu lalu lintas bersama sejumlah kendaraan lainnya.

Baca juga: Satpol PP Kota Padang Sita Barang Dagangan PKL yang Melanggar Aturan di Dua Lokasi

Saat itu, bus Trans Padang Koridor III dengan rute RTH Imam Bonjol–Pusat Pemerintahan Air Pacah juga berada di sekitar lokasi.

Bus yang dilaporkan terlibat dalam kejadian tersebut memiliki nomor polisi BA 7264 QU dengan nomor dinding 60.

Pelapor menyebutkan, posisinya saat itu tidak terlalu dekat dengan bus yang berada di sekitarnya. Namun ketika lampu lalu lintas berubah menjadi hijau, bus tersebut langsung bergerak.

Ia menduga sopir tidak memperhatikan kondisi di sisi kiri maupun kanan kendaraan sehingga sepeda motor yang dikendarainya tersenggol. Akibat kejadian itu, pengendara motor disebut terjatuh di tengah jalan yang sedang ramai.

Baca juga: KemenHAM Sumbar-Riau Ingatkan Nakes Tak Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Menurut keterangan pelapor, dirinya sempat terjepit bersama sepeda motornya sebelum akhirnya dibantu oleh warga sekitar untuk bangkit.

Ia juga mengaku sopir bus hanya melihat dari dalam kendaraan dan tidak turun untuk membantu ataupun menanyakan kondisinya. Setelah kejadian tersebut, bus disebut tetap melanjutkan perjalanan.

Pelapor bahkan mengaku sempat mengejar bus tersebut sambil memanggil sopir di jalan. Namun menurutnya, kernet bus justru mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepadanya.

Menanggapi peristiwa tersebut, Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) selaku pengelola Trans Padang memberikan respons.

Baca juga: Polresta Padang Siagakan 250 Personel Amankan Operasi Ketupat 2026 dan Momen Libur Lebaran

Direktur Utama PSM, Alvino Marta mengatakan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada operator Trans Padang terkait insiden tersebut.

“Memang pengelolaan sopir berada di bawah operator. Namun kami sudah memberikan teguran keras kepada operator karena kejadian seperti itu tidak dibenarkan,” ujar Alvino.

Ia menjelaskan, kendaraan besar seperti bus memiliki keterbatasan pandangan yang dikenal sebagai blind spot. Kondisi tersebut membuat beberapa area di sekitar kendaraan tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved