Kota Padang
Heboh Perilaku Menyimpang di Sumbar, Wako Padang Soroti Pentingnya Penguatan Pendidikan Agama
Fadly Amran, menekankan pentingnya memperkuat nilai agama dan budaya sebagai benteng dalam menghadapi pengaruh negatif perkembangan zaman.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Heboh perilaku menyimpang di Sumatera Barat.
- Wako Padang menekankan pentingnya memperkuat nilai agama dan budaya sebagai benteng dalam menghadapi pengaruh negatif.
- Salah satu upaya Pemko Padang adalah melalui program Smart Surau.
- Program tersebut diyakini mampu memperkuat pendidikan agama sejak dini bagi anak-anak.
- LKAAM Sumbar menyiapkan langkah penerapan sanksi pidana adat.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sejumlah fenomena yang dinilai menyimpang dan viral di media sosial belakangan ini memicu perhatian masyarakat Sumatera Barat (Sumbar).
Berbagai kasus yang mencuat memunculkan reaksi publik hingga memantik diskusi terkait nilai adat dan agama di Ranah Minang.
Informasi yang dihimpun TribunPadang.com, salah satu kasus yang sempat ramai diperbincangkan adalah kisah seorang perempuan yang memilih berpisah dengan suaminya karena diduga memiliki perilaku menyimpang. Kasus tersebut menjadi sorotan setelah beredar luas di media sosial.
Tak hanya itu, pria tersebut juga diketahui kerap membuat konten dengan berpenampilan menyerupai perempuan. Konten tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat, sebagian di antaranya mengecam karena dinilai tidak sesuai dengan norma yang berlaku.
Baca juga: Usut Kematian Pengamen di Pasar Raya, Inspektorat Padang Lakukan Audit Khusus
Kasus lain yang juga menjadi perhatian publik adalah dugaan perilaku serupa yang melibatkan seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Padang. Peristiwa ini pun turut viral dan memperpanjang daftar fenomena yang menuai polemik di tengah masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan pentingnya memperkuat nilai agama dan budaya sebagai benteng dalam menghadapi pengaruh negatif perkembangan zaman.
Ia menyebut, masyarakat Minangkabau memiliki kekuatan pada nilai adat dan agama yang harus terus dijaga, terutama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh pergaulan bebas dan perkembangan teknologi komunikasi.
“Kita harus kembali kepada jati diri sebagai masyarakat yang beragama dan berbudaya. Tanpa itu, akan sulit menghindari dampak negatif dari perkembangan komunikasi dan pergaulan remaja,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Baca juga: Wali Kota Padang Respons Kasus Kematian Pengamen Karim, Tekankan Proses Hukum Transparan
Fadly menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Padang adalah melalui program Smart Surau. Program tersebut diyakini mampu memperkuat pendidikan agama sejak dini bagi anak-anak.
“Jika sejak usia dini anak-anak sudah dibekali pendidikan agama yang kuat, itu akan menjadi benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif,” katanya.
Sementara itu, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar tengah menyiapkan langkah penerapan sanksi pidana adat terhadap berbagai pelanggaran norma yang dinilai belum sepenuhnya terjangkau hukum positif.
Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, mengatakan fenomena yang berkembang, mulai dari konten media sosial hingga hiburan orgen tunggal bernuansa erotis, menjadi perhatian serius karena dianggap bertentangan dengan nilai adat dan agama.
Baca juga: LKAAM Sumbar Siapkan Sanksi Pidana Adat, Tindak Pria Bergaya Wanita dan Hiburan Erotis Orgen Tunggal
“Hal-hal yang belum terjangkau hukum positif, akan kita dorong untuk ditindak melalui pidana adat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, pidana adat merupakan mekanisme yang telah lama hidup di tengah masyarakat Minangkabau dan diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama. Sanksi yang diberikan pun bersifat terbuka untuk memberikan efek jera.
Bentuk sanksi tersebut, lanjutnya, dapat berupa pengumuman identitas pelanggar di lingkungan masyarakat hingga pemberian denda sesuai ketentuan adat.
Wali Kota Padang
Fadly Amran
Perilaku Menyimpang
LGBT
Pendidikan Agama
Multiangle
Eksklusif
LKAAM Sumbar
penyimpangan sosial
| LKPJ 2025 Disetujui, DPRD Padang Beri Catatan Perbaikan untuk Wako Fadly Amran |
|
|---|
| Pemko Padang Perkuat Silaturahmi Warga untuk Dukung Program Prioritas Pembangunan |
|
|---|
| Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Ulu Gadut Padang, BPBD: Akibat Hujan Disertai Angin Kencang |
|
|---|
| Wawako Maigus Nasir Resmikan Masjid Baitul Jalal, Dorong Program Smart Surau di Kota Padang |
|
|---|
| Wawako Padang Hadiri Rakorwil FKDT Sumbar, Dorong Penguatan Madrasah Diniyah Takmiliyah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Wako-Padang-Fadly-Amran-soal-Pengamen-642026.jpg)