Tabrakan Kereta Api di Padang

2 Pelajar Tewas Tertemper KA di Padang, Wali Kelas: Mereka Berprestasi dan Tidak Pembangkang

"Mereka ini patuh, sopan, kalau dinasehati selalu mendengar dan berubah," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Senin (9/3/2026).

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dok/Faizah
KECELAKAAN KERETA API- Wali Kelas SMAN 1 Sungai Geringging, Faizah. Faizah menyebut David dan Wahyu tidak pembangkang saat dinasehati dan berprestasi di bidang olahraga, yakni futsal. 

Kemudian satu korban selamat bernama Fazla dan masih dirawat di Rumah Sakit Hermina Padang.

Kemudian, pada Minggu (8/3/2026), jenazah David dan Wahyu disemayamkan di Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman.

Saat ditemui TribunPadang.com di RS Hermina Padang, Martina mengaku mengenal sosok David dan Wahyu dikarenakan berteman dengan anaknya.

Martina menyebut David dan Wahyu dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik.

Baca juga: Anak di Bawah 16 Tahun akan Dibatasi Gunakan Medsos, Pemko dan DPRD Padang Beri Dukungan

"Mereka sangat baik, dan sering ke rumah, ramah juga ketika menyapa," ungkapnya sembari mengusap air mata saat mengenang kedua korban, Senin (9/3/2026).

Semasa hidup, David dan Wahyu sering berkunjung ke rumahnya sebab mereka berteman dengan Fazla.

Selain itu, mereka juga satu tim futsal dengan anaknya, bahkan sering mengikuti turnamen di Kota Padang.

"Mereka sudah saya anggap anak sendiri, sedih rasanya kehilangan David dan Wahyu," sebutnya.

Baca juga: Sosok Remaja Korban KA Padang: Pribadi Ceria yang Bawa Sekolahnya Berprestasi di Turnamen Futsal

Di situasi saat ini, Martina tak kuasa menahan kesedihannya mengetahui dua teman anaknya meninggal dunia.

Perasaannya campur aduk antara sedih dan bersyukur anaknya masih selamat.

Kini, anaknya masih dirawat di RS Hermina Padang bahkan sudah menjalani operasi akibat tangan kanan patah.

Selain itu, kepalanya juga robek di bagian atas, paha, dan tangan juga cedera usai ditabrak kereta Sabtu malam itu.

"Masih di sini, baru siap operasi kemarin, kata dokter mau dipindahkan ruangannya," pungkasnya.

Kondisi Falza Mulai Membaik Usai Jalani Operasi

KECELAKAAN KERETA API- Orang tua Fazla, Martina (50) memberikan keterangan kepada TribunPadang.com di luar ruangan ICU, RS Hermina Padang, Kota Padang, Senin (9/3/2026) siang. Martina sebut anaknya sudah mulai membaik usai dioperasi, namun masih berada di ICU.
KECELAKAAN KERETA API- Orang tua Fazla, Martina (50) memberikan keterangan kepada TribunPadang.com di luar ruangan ICU, RS Hermina Padang, Kota Padang, Senin (9/3/2026) siang. Martina sebut anaknya sudah mulai membaik usai dioperasi, namun masih berada di ICU. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Kondisi Fazla, remaja yang selamat dalam insiden maut tertemper kereta api di jalur rel kawasan Parupuk Tabing, Kota Padang, dilaporkan mulai membaik usai menjalani operasi di Rumah Sakit Hermina.

Diketahui sebanyak tiga orang remaja tertemper kereta api pada Sabtu (7/3/2026). Korban bernama Falza berhasil selamat, sedangkan temannya bernama David dan Wahyu meninggal dunia.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved