Berita Populer Padang

3 Berita Populer Padang: Tabrakan Dua Kendaraan di Sitinjau Lauik dan DPRD Soroti Krisis Air Bersih

Rachmad menambahkan, lemahnya koordinasi internal dan buruknya komunikasi jajaran direksi PDAM kepada masyarakat turut memperparah situasi.

Tayang:
TribunPadang.com
TABRAKAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Sitinjaulauik, tepatnya di kawasan bawah Panorama I, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (24/1/2026) malam. Insiden yang melibatkan satu unit mobil box dan satu unit truk tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. 

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan lanjutan, petugas turut menaburkan sekam di sekitar lokasi kejadian guna mencegah permukaan jalan menjadi licin akibat tumpahan material.

Terkait kondisi lalu lintas, Ipda Andes memastikan arus kendaraan dari arah Padang maupun Solok tetap berjalan normal. 

Meski sempat terjadi perlambatan sesaat, tidak ditemukan kepadatan berarti di lokasi kejadian.

“Arus lalu lintas terpantau ramai lancar dan situasi tetap kondusif,” katanya.

Hingga Sabtu malam, personel kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk memastikan jalur aman dilalui pengguna jalan. 

Mengingat kontur jalan Sitinjau Lauik yang dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan, pihak kepolisian mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur Sitinjaulauik, terutama pada malam hari,” tutupnya. 

2. Krisis Air Bersih Padang Kian Memburuk, DPRD Dorong Audit PDAM dan Singgung Tata Kelola

PENANGANAN KRISIS AIR - Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya saat diwawancarai, Kamis (22/1/2026). DPRD meminta Pemko Padang agar melakukan audit ke PDAM karena dinilai lemah dalam penyelesaian krisis air bersih.
PENANGANAN KRISIS AIR - Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya saat diwawancarai, Kamis (22/1/2026). DPRD meminta Pemko Padang agar melakukan audit ke PDAM karena dinilai lemah dalam penyelesaian krisis air bersih. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sejumlah persoalan serius dalam pengelolaan dan pelayanan Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang menjadi perhatian utama Komisi II DPRD Kota Padang, Sumatera Barat.

Masalah tersebut dinilai menjadi pemicu utama memburuknya layanan air bersih yang dirasakan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menyebut krisis air bersih yang terus berulang mengindikasikan adanya persoalan mendasar, baik pada aspek manajerial, operasional, hingga penggunaan anggaran di tubuh PDAM.

“Keluhan masyarakat tidak pernah berhenti. Air sering tidak mengalir, distribusi tidak merata, dan pemulihan pascabencana berjalan sangat lambat. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam pengelolaan PDAM,” ujar Rachmad, Sabtu (24/1/2026).

Ia mengungkapkan, Komisi II menemukan sejumlah indikasi awal, mulai dari lemahnya respons manajemen terhadap gangguan layanan, minimnya transparansi informasi kepada publik, hingga tidak jelasnya skema penanganan krisis air bersih pascabencana banjir bandang akhir November 2025.

Baca juga: Kwarran Pariaman Selatan Tancap Gas, Jambore Ranting Jadi Program Utama 2026

Selain itu, DPRD juga menyoroti tidak optimalnya pemanfaatan anggaran operasional, terutama dalam perbaikan jaringan pipa dan infrastruktur distribusi air.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada lamanya waktu pemulihan dan semakin luasnya wilayah terdampak.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved