Bencana Padang
Retakan Bukit Dekat Pemukiman, Warga Kampung Guo Padang Diteror Potensi Longsor Saat Hujan Turun
Kecemasan menyelimuti warga Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat setiap hujan turun.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Warga Kampung Guo hidup dalam kecemasan karena bukit di belakang rumah muncul retakan besar.
- Retakan terdeteksi lewat pemantauan drone BNPB pasca banjir bandang akhir November.
- Warga waspada setiap hujan turun karena bukit disebut berpotensi longsor sewaktu-waktu.
- Pemukiman dinyatakan zona merah sehingga warga berharap penanganan cepat sebelum bencana terjadi.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kecemasan menyelimuti warga Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat setiap hujan turun.
Bukan hanya trauma akibat banjir bandang Padang akhir November 2025 lalu, kini mereka dihantui potensi bencana susulan yakni ancaman longsor di bukit dekat pemukiman.
Bukan tanpa alasan, hujan tiga hari berturut-turut pada Kamis (27/11/2025) lalu menyebabkan longsor dan banjir bandang.
Warga sekitar lokasi, Indah Permata Sari juga mengaku cemas saat hujan turun di daerahnya dua hari lalu.
"Tentu cemas, karena di sekitar rumah ada bukit yang akan longsor," ujarnya.
Keterangan mengenai potensi bukit tersebut akan terjadi longsor dikatakan oleh BNPB kepada para warga.
Baca juga: Jadwal SIM dan Samsat Keliling Kota Padang pada Selasa 9 Desember 2025, Lengkap dengan Syaratnya
Sebab pasca banjir bandang di daerahnya, kata Indah, BNPB melihat kondisi di Kampung Guo menggunakan kamera drone.
"Berdasarkan pemantauan drone BNPB, ada retakan dari bukit, dikhawatirkan terjadi longsor," ujarnya.
"Jika bukit itu tidak akan runtuh, mungkin tidak secemas ini," sambung Indah.
Indah juga menjelaskan, pihak BNPB juga memberitahu jika daerahnya berada di zona merah.
"Kata BNPB ini sudah zona merah, jadi saya juga khawatir tinggal di sekitar daerah ini," tambahnya.
Baca juga: Warga Kampung Guo Padang Dihantui Ketakutan Setiap Hujan Turun, Trauma Banjir Bandang Belum Hilang
Warga Kampung Guo lainnya, Alizar mengaku takut saat hujan lebat mengguyur daerahnya.
Terlebih pada Sabtu hingga Minggu (6-7/12/2025) hujan kembali turun di beberapa daerah di Kota Padang, slaah satunya Kampung Guo.
"Jelas cemas dan khawatir saat hujan datang," ungkap Alizar saat ditemui Tribunpadang.com di rumahnya, Senin (8/12/2025).
Kata Alizar, kecemasan itu dikarenakan sebelumnya pernah terjadi banjir bandang dan menghancurkan rumahnya.
"Rumah saya hancur karena banjir bandang pada Kamis (27/11/2025) lalu, ketika hujan, perasaan cemas kembali muncul, takut terjadi bencana lagi," pungkasnya.(*)
| Warga Pasar Ambacang Padang Krisis Air Bersih, Bergantung Mobil Tangki Pascabencana |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Warga Pasar Ambacang Kuranji Kesulitan Air Bersih Pascabencana |
|
|---|
| Atasi Krisis Air, Menteri PU Bangun Sumur Bor di RS M Djamil Padang |
|
|---|
| Meski Anggaran Rp2,6 Triliun Masih Berproses, Menteri PU Pastikan Perbaikan PDAM Sumbar Jalan Terus |
|
|---|
| Andre Rosiade: Kementerian PU Siap Bangun Hingga 500 Sumur Bor di Padang, Tunggu Data Pemko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/PASCA-BENCANA-ALAM-Warga-d-Kelurahan-Kuranji-Kota-Padang-berdd.jpg)