Bencana Padang
Andre Rosiade: Kementerian PU Siap Bangun Hingga 500 Sumur Bor di Padang, Tunggu Data Pemko
Andre menegaskan, Kementerian PU tidak membatasi jumlah sumur bor yang akan dibangun di Padang.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Ringkasan Berita:
- Pemerintah pusat siap membangun sumur bor di Padang untuk menjamin air bersih jelang Ramadan
- Kementerian PU tak membatasi jumlah, bahkan siap membangun hingga ratusan titik
- Saat ini baru 53 titik sumur bor yang diserahkan Pemko Padang dan langsung dikerjakan
- Kebutuhan total diperkirakan mencapai 212 titik, termasuk masjid dan musala
- Sumur bor diuji kualitas airnya dan ditargetkan rampung sebelum Ramadan
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan kesiapan penuh untuk membangun sumur bor di Kota Padang demi menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat kunjungan kerja di Sungai Kuranji, Kota Padang, Jumat (30/1/2026).
Kementerian PU Tak Batasi Jumlah Sumur Bor untuk Warga
Andre menegaskan, Kementerian PU tidak membatasi jumlah sumur bor yang akan dibangun. Bahkan, jika dibutuhkan hingga ratusan titik, pemerintah pusat siap merealisasikannya.
“Kementerian PU ini siap membangunkan sumur bor. Mau berapa, mau 500 pun siap dibangun, tergantung data yang diberikan oleh Pemerintah Kota Padang,” ujar Andre Rosiade kepada wartawan.
Baca juga: Jelang Ramadan, Menteri PU Kebut Pembangunan Sumur Bor di Padang untuk Pasokan Air Bersih Warga
Menurut Andre, saat ini Pemko Padang baru menyerahkan data 53 titik sumur bor. Titik-titik tersebut akan langsung dikerjakan sambil menunggu data tambahan dari pemerintah daerah.
“Sekarang kan baru 53. Ya 53 ini akan langsung dibangunkan sambil menunggu data sumur bor berikutnya,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah pusat mempercepat pembangunan sumur bor di Kota Padang sebagai solusi cepat penyediaan air bersih bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat peninjauan di Sungai Kuranji.
Menurut Dody, kebutuhan sumur bor di Padang mencapai sekitar 212 titik. Namun, hingga kini baru 53 titik yang dinyatakan siap secara administrasi dan lahan.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kebutuhan sumur bor itu sekitar 212 titik. Tapi yang sudah ditetapkan baru 53 titik,” ujar Dody.
Meski demikian, Dody menegaskan jumlah tersebut tidak menjadi kendala utama. Yang terpenting adalah percepatan pengerjaan mengingat waktu yang semakin dekat dengan Ramadan.
“Yang jadi masalah sekarang ini kita mau menghadapi Ramadan. Jadi dari 53 titik yang tanahnya sudah siap, kita akan langsung ngebor,” katanya.
Baca juga: Menteri PU Ungkap Anggaran PDAM Pascabencana di Sumbar Capai Rp2,6 Triliun
Ia juga membuka peluang penambahan titik sumur bor, khususnya di fasilitas umum seperti masjid dan musala yang belum masuk dalam daftar awal.
“Kalau ada masjid atau musala yang belum masuk dalam 53, kita akan bor juga,” tegasnya.
Dody memastikan seluruh sumur bor yang dibangun akan melalui pengujian kualitas air secara ketat. Jika kualitas air kurang layak, akan dilakukan penyaringan agar air aman digunakan masyarakat.
“Kualitas air yang kita berikan ke warga tidak boleh jauh dari kualitas air SPAM,” ujarnya.
Sumur Bor Jadi Solusi Cepat Atasi Krisis Air Bersih di Padang
| Warga Pasar Ambacang Padang Krisis Air Bersih, Bergantung Mobil Tangki Pascabencana |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Warga Pasar Ambacang Kuranji Kesulitan Air Bersih Pascabencana |
|
|---|
| Atasi Krisis Air, Menteri PU Bangun Sumur Bor di RS M Djamil Padang |
|
|---|
| Meski Anggaran Rp2,6 Triliun Masih Berproses, Menteri PU Pastikan Perbaikan PDAM Sumbar Jalan Terus |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Menteri PU Kebut Pembangunan Sumur Bor di Padang untuk Pasokan Air Bersih Warga |
|
|---|