Longsor di Padang

Turap di Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang Terdampak Longsor, Kerugian Sentuh Rp5 Miliar

“Alhasil turap itu roboh, beruntung tidak ada korban jiwa, meski aktivitas perkuliahan sedang berlangsung,” ujarnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Mahasiswa (Siska)
LONGSOR- Turap berbentuk dinding yang berfungsi menahan tekanan tanah agar konstruksi bangunan di Kampus 3 UIN Imam Bonjol, terdampak longsor, kerugian mencapai Rp5 miliar, Selasa (25/11/2025). Wakil Rektor UIN Imam Bonjol Lukman Nul Hakim, mengatakan turap yang dibangun tahun 2015 itu hancur akibat adanya longsor di bagian lereng turap terpasang. 
Ringkasan Berita:
  • Turap berbentuk dinding yang berfungsi menahan tekanan tanah agar konstruksi bangunan di Kampus 3 UIN Imam Bonjol, terdampak longsor, Selasa (25/11/2025).
  • Beruntung tidak ada korban jiwa, meski aktivitas perkuliahan sedang berlangsung.
  • Akibat kejadian ini, pihak kampus mengeluarkan surat pemberitahuan bahwa kuliah akan berlangsung daring secara keseluruhan hingga 28 November 2025.
  • Kerugian akibat robohnya turap ini, ditaksir mencapai Rp5 miliar, termasuk dengan kendaraan yang tertimbun.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Turap berbentuk dinding yang berfungsi menahan tekanan tanah agar konstruksi bangunan di Kampus 3 UIN Imam Bonjol, terdampak longsor, kerugian mencapai Rp5 miliar, Selasa (25/11/2025).

Kampus UIN Imam Bonjol berlokasi di Sungai Bangek, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kampus ini berjarak sekitar 6,9 dari Pemandian Lori Lubuk minturun, atau 14 menit perjalanan.

Turap berbentuk liter L itu berada di antara gedung Ekonomi dan Bisnis Islam, sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Banjir Padang Pariaman Mulai Surut, Bupati Minta Tetap Waspada dan Desak Normalisasi Batang Ulakan

Turap adalah dinding konstruksi yang berfungsi menahan tekanan tanah dan mencegah erosi atau longsor.

Dinding ini biasanya dibuat dari material kuat seperti batu kali, beton, atau baja, dan sering ditemukan di area perbukitan, tepi sungai, atau di sekitar bangunan yang berisiko.

Dugaan pihak kampus, turap roboh akibat air tergenang dan tidak kuat lagi menyimpan air.

Wakil Rektor UIN Imam Bonjol Lukman Nul Hakim, mengatakan turap yang dibangun tahun 2015 itu hancur akibat adanya longsor di bagian lereng turap terpasang.

Baca juga: Update Banjir di TPU Tunggul Hitam Padang: Air di Badan Jalan Mulai Surut, Bagian Makam Masih Tinggi

“Alhasil turap itu roboh, beruntung tidak ada korban jiwa, meski aktivitas perkuliahan sedang berlangsung,” ujarnya.

Akibat dari robohnya turap tersebut, sebanyak tiga unit mobil dan tiga unit sepeda motor tertimbun.

Saat ini pihak kampus sedang melakukan evakuasi pada kendaraaan tersebut.

Sejak kondisi cuaca ekstrem melanda Kota Padang, Lukman mengaku perkulihan tidak berjalan seperti biasanya.

Baca juga: Sejumlah Kecamatan di Padang Terendam, Puluhan KK di Lambung Bukit Dievakuasi Akibat Banjir Bandang

Beberapa dosen ada yang memilih untuk melangsungkan kuliah secara daring.

“Akibat kejadian ini, sudah kami keluarkan juga surat pemberitahuan bahwa kuliah akan berlangsung daring secara keseluruhan hingga 28 November,” ujarnya.

Kerugian akibat robohnya turap ini, ditaksir mencapai Rp5 miliar, termasuk dengan kendaraan yang tertimbun. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved