Longsor di Padang

Tanah Amblas, 3 Rumah di Komplek Rindang Pauh Padang Terancam Roboh

Tiga unit rumah warga di Komplek Rindang Alam, RW 03/RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, terancam roboh akibat tanah amblas, Senin (9/9/2024)..

|
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Fuadi Zikri
Istimewa
Tiga unit rumah warga di Komplek Rindang Alam, RW 03/RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terancam roboh akibat tanah amblas, Senin (9/9/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tiga unit rumah warga di Komplek Rindang Alam, RW 03/RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, terancam roboh akibat tanah amblas, Senin (9/9/2024).

Ketua RW 03 Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Jhon Kenedy mengatakan, hampir separuh jalan amblas dan tiga rumah berisiko roboh.

Menurutnya, tanah amblas ini terjadi karena dinding pembatas dengan aliran sungai atau DAM di sekitar lokasi tersebut jebol.

Baca juga: Jalan Nasional Amblas, Material Longsor Malalak Belum Terangkat, Jalan Padang-Bukittinggi Putus

Tanah di sekitar lokasi tersebut sudah tampak retak sejak beberapa hari belakangan dan roboh pada Minggu (8/9/2024).

"Kalau tidak segera ditangani maka tiga rumah dekat situ maka amblas juga," kata Jhon Kenedy.

Menurutnya, penghuni dua rumah yang berisiko sudah mengungsi, sementara yang satu lagi masih bertahan.

Ia mengatakan akses kendaraan roda dua masih bisa melintasi jalan tersebut, tapi berisiko.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Terluka Akibat Longsor Timpa Rumah di Padang, Batu Besar Hantam Toilet

Sementara kendaraan empat tidak bisa melintasi akses jalan tersebut.

"BPBD dan PUPR sudah menyurvei, untuk segera dibikin DAM penahan tebing," katanya.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, pihaknya mengimbau warga yang rumahnya terancam untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

"Kami menghimbau kepada warga yang rumahnya terancam oleh longsor untuk selalu berhati-hati, terutama saat hujan turun, dan mempertimbangkan evakuasi ke lokasi yang lebih aman hingga situasi stabil," ungkapnya.

Selain itu, BPBD akan terus melakukan pemantauan di lokasi serta siap memberikan bantuan lebih lanjut apabila kondisi semakin memburuk. 

Masyarakat setempat diimbau untuk melaporkan setiap perkembangan situasi tanah kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved