Cuaca Buruk di Padang
Perlawanan Senyap Warga Padang Melawan Banjir Rob yang Datang Setiap Tahun
Di tengah ketidakpastian iklim, warga Purus Atas memiliki sistem peringatan dini yang dibangun dari pengalaman turun-temurun.
Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Panji Rahmat
BANJIR ROB- Masyarakat di Purus Atas, Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, saat melakukan aktivitas normal setelah dua hari lalu harus membersihkan rumah pasca banjir rob akibat pasang air laut dari sore hingga malam, Selasa (11/11/2025).
Prof Isril memperingatkan, jika pemerintah terus menganggap kejadian ini hanya fenomena alam semata, intensitas genangan air bisa memburuk seperti yang terjadi di Pulau Jawa, mengganggu aktivitas dan roda ekonomi secara berkepanjangan.
Baca juga: Tiga Rumah di Air Manis Padang Rusak Akibat Dihantam Gelombang Tinggi
"Sebelum semua itu terjadi, tentu perlu langkah antisipasi," tutupnya.
Sebuah desakan keras bagi pemerintah, sementara di Purus Atas, Yusni, Yulit, dan Syafril telah lebih dulu menjadikan diri mereka sebagai guru bagi diri sendiri, menanti kapan air pasang dan solusi pemerintah akan bertemu di titik temu yang sama. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)
Tags
Cuaca Buruk di Padang
Banjir Rob di Padang
Padang
Padang Barat
Banjir Rob
Multiangle
Universitas Andalas
Prof. Isril Berd
Berita Terkait: #Cuaca Buruk di Padang
| Hujan Guyur Padang di Hari Pertama 2026, BPBD Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada |
|
|---|
| Debit Air Sungai Meningkat, Belasan Pemuda Balai Gadang Siaga Antisipasi Bencana Susulan |
|
|---|
| BMKG Prediksi Hujan di Padang Bertahan hingga 19.30 WIB, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
| Debit Air Sungai Naik Gegara Hujan Lebat, Lima Kelurahan di Koto Tangah Padang Terdampak |
|
|---|
| Derasnya Aliran Sungai Lumin Jebolkan Tanggul di Koto Tangah Padang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/banjir-rob-di-purus-padang-11112025.jpg)