Kabupaten Padang Pariaman
Normalisasi Sungai Batang Anai di Talao Mundam Padang Pariaman Diperpanjang hingga 500 Meter
Proyek normalisasi di kawasan Talao Mundam, Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) berlanjut
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Proyek normalisasi di kawasan Talao Mundam, Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) berlanjut dari 250 meter menjadi 500 meter, Selasa (12/8/2025).
Kelanjutan ini, merupakan permintaan dari Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis pada Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera Barat.
Hal ini merujuk pada pembangunan pertama yang diusulkan bupati saat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 20219-2024.
Melalui usulan tersebut normalisasi sudah dilakukan BWS V Sumbar sejak tahun 2023 dan rampung sepanjang 250 meter.
Kendati demikian, normalisasi yang dilakukan masih belum berhasil memberikan dampak yang signifikan, karena aliran batang anai masih menggerus pemukiman warga.
Baca juga: Bupati Padang Pariaman Sidak SDN 21 Batang Anai, Kecewa Sekolah Kotor hingga Toilet Bau Pesing
Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis, mengatakan, usulan awal normalisasi ini pertama kali muncul karena sudah ada 40 unit hingga 50 unit rumah terdampak selama delapan tahun terakhir.
“Melihat dampak yang sangat besar ini, tentu harus ada tindakkan tegas pemerintah, supaya tidak ada kegamangan lagi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Beruntung BWS V Sumbar bisa membantu sepanjang 250 meter, hanya saja kenyataannya masih kurang.
Aliran sungai bagian selatan masih diterjang abrasi, bahkan satu rumah kembali terdampak dan menghadirkan kecemasan di tengah masyarakat.
“Oleh karena itu kami usulkan kembali, alhamdulillah ditindaklanjuti oleh BWS untuk penambahan pembangunan sepanjang 250 meter,” ujarnya.
Baca juga: Jamaah Syattariyah Padati Makam Syekh Burhanuddin Padang Pariaman, Putaran Uang Diprediksi Miliaran
Kepala BWS V Sumbar, Naryo Widodo, mengatakan, usulan ini disambut baik pihaknya karena kegigihan dari Bupati memperjuangkannya.
Ia menyebut penambahan ini memakan total biaya sebanyak Rp121 miliar dengan dua objek normalisasi pertama di Batang Kandis dan kedua di Batang Anai.
“Proses pembangunan sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir, rencananya normalisasi ini bisa berlangsung hingga akhir Desember 2025,” ujarnya.
Terpisah Tokoh masyarakat Setempat Rajo Sampono, mengaku sangat senang dengan penambahan ini, guna menghilangkan kegelisahan masyarakat atas abrasi yang sudah terjadi beberapa tahun terakhir.
“Kami berharap dampak dari normalisasi ini, aliran sungai batang anai tidak lagi mengancam aktivitas penduduk,” tuturnya.(*)
| Hadiri Takbiran di Pauh Kamba, Bupati JKA Ajak Warga Jadikan Idul Adha Energi Persatuan |
|
|---|
| Jadi Tontonan Warga, Sapi Kurban Berbobot 960 Kg dari Presiden Disembelih di Sungai Geringging |
|
|---|
| Pemkab Padang Pariaman Siapkan Idul Adha 1447 H, Takbiran hingga Penyaluran 6 Sapi Kurban |
|
|---|
| SPMB Padang Pariaman 2026 Pakai Sipena Baru, Wabup Tegaskan Tak Ada Titipan dan Pungli |
|
|---|
| Bupati JKA Minta Penguatan UKS Demi Wujudkan Sekolah Sehat di Padang Pariaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kelanjutan-ini-merupadv.jpg)