Basapa Padang Pariaman

Jamaah Syattariyah Padati Makam Syekh Burhanuddin Padang Pariaman, Putaran Uang Diprediksi Miliaran

Ziarah tahunan jamaah syattariyah ke makam Syekh Burhanuddin, Ulakan, Padag Pariaman, Sumatera Barat,

Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
TRADISI BASAPA - Khalifah Syekh Burhanuddin ke 15 Heri Firmansyah di Padang Pariaman, Jumat (8/8/2025). Dia mengatakan setelah basapa gadang akan berlangsung basapa ketek yang dikhususkan pada jamaah tuan rumah (Padang Pariaman). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Ziarah tahunan jamaah syattariyah ke makam Syekh Burhanuddin, Ulakan, Padag Pariaman, Sumatera Barat, diprediksi akan dihadiri ratusan ribu jamaah dengan perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah.

Ziarah yang dikenal dengan basapa ini, akan berlangsung dalam tiga bagian yaitu, basapa gadang, basapa ketek dan basapa ungku saliah.

Hari ini Rabu (13/8/2025), basapa akan berlangsung basapa gadang, yang biasanya diikuti oleh jamaah syattariyah dari daerah darek seperti, Sijunjung, Dharmasraya, Pasaman, Riau, Jambi dan daerah lainnya.

Khalifah ke 15 syekh Burhanuddin, Heri Firmansyah, mengatakan setelah basapa gadang akan berlangsung basapa ketek yang dikhususkan pada jamaah tuan rumah (Padang Pariaman).

Ritual basapa ini biasanya ditutup dengan basapa ungku saliah, yang biasanya berlangsung pada akhir pekan setelah basapa gadang.

Baca juga: Cuaca Hari Ini di 7 Kota Sumbar: Padang dan Bukittinggi Berawan, Waspada Hujan Lebat di Solok

“Tapi aturan itu tidak terlalu baku, terkadang saat basapa gadang ada juga tuan rumah yang datang. Bahkan, sebelum tiga jadwal tersebut sejak awal bulan Safar sudah ada jamaah yang berkunjung,” ujarnya, Rabu (12/8/2025).

Kendati demikian, jumlah jamaah paling banyak memang tetap terjadi saat basapa gadang hingga basapa ungku saliah.

Berkaca pada tahun lalu, Heri memperkirakan jumlah jamaah tahun ini bisa mencapai ratusan ribu orang terhitung sejak awal bulan safar, hingga basapa ungku saliah.

Kehadiran ratusan ribu jamaah itu, menurutnya akan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

“soalnya setiap basapa, masyarakat bisa menjajakan dagangan sesuai dengan kebutuhan para jamaah, baik makanan, minuman, buah tangan hingga pakaian,” tuturnya.

Baca juga: Inigo Martinez Tinggalkan Catalunya Lalu Susul Ronaldo Gabung Klub Arab Saudi

Bahkan di surau ketek dan komplek pemakaman syekh Burhanuddin pengurus memfasilitasi lapak untuk pedagang bisa berjualan.

Heri berharap, ziarah ini selain untuk melakukan ibadah dan ziarah serta memperkuat ilmu agama para jamaah, juga bisa memberikan dampak positif pada ekonmi masyarakat setempat.

“meski sudah tiada syekh Burhanuddin selalu memberikan manfaat di tengah masyarakat dan para pengikutnya,” ujar Heri.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved