Basapa Padang Pariaman

Perekonomian Padang Pariaman Bergeliat, Pedagang Raup Untung Selama Tradisi Basapa

Efek domino yang besar pada sektor perekonomian saat ziarah tahunan jamaah syatariyah ke makam syekh Burhanuddin ulakan

Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
TRADISI BASAPA- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan setiap tradisi basapa pihaknya selalu membuat tim khusus yang berkoordinasi langsung dengan panitia basapa. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Efek domino yang besar pada sektor perekonomian saat ziarah tahunan jamaah syatariyah ke makam syekh Burhanuddin Ulakan, Padang Pariaman, Sumatera barat, bisa mencapai miliaran rupiah.

Situasi itu secara tidak langsung mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, melalui kujungan jamaah saat tradisi basapa.

Tradisi basapa ini berlangsung sejak awal bulan safar, dengan puncaknya berlangsung saat basapa gadang, basapa ketek dan basapa ungku saliah.

Sekda Padang Pariaman, Rudy Reprenaldi Rilis, menilai kunjungan para penziarah sudah berlangsung sejak awal bulan safar, dengan estimasi penziarah bisa mencapai ratusan ribu jamaah.

Ia menilai kunjungan ini, memiliki dampak yang besar, mengingat tradisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Hari Ini Rabu 13 Agustus 2025: Hujan di 9 Wilayah Ini

Tradisi ini bahkan sudah tergolong sebagai event tahunan jika merujuk pada konsep wisata religi

“kalau kita bicara event, pariwisata pasti akan berdampak pada sektor ekonomi, termasuk tradisi basapa ini,” ujarnya, Selasa (13/8/2025).

Melalui tradisi basapa, masyarakat menurutnya bisa menjajakan dagangan ataupun jasa pada para penziarah untuk membantu kelancaran mereka dalam beribdah.

Bahkan tradisi ini juga menjadi ajang pengenalan produk lokal pada para jamaah, guna menambah gema produk lokal dari Padang Pariaman.

Kendati demikian Rudy tetap menekankan agar masyarakat dapat berjualan dalam koridornya sesuai dengan Lokasi yang disediakan oleh panitia.

Baca juga: Stadion Haji Agus Salim Padang Direnovasi Total Mulai Akhir 2025, Rumput Diganti Sesuai Standar FIFA

“jangan sampai momentum ini malah mengganggu para penziarah yang sedang khusuk melakukan ibadahnya,” ujar Rudy.

Baginya kenyamanan dan keamanan penziarah harus tetap dijaga oleh masyarakat dalam situasi serupa itu.

Pemda dalam hal ini menurutnya juga akan mengerahkan tim khusus guna memperlancar tradisi yang bisa mendatangkan ratusan ribu pengunjung. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved